Kupikir dengan bertambahnya umur, maka akan bertambah dewasa pulalah diriku dalam menyikapi setiap permasalahan hidup. Namun pada kenyataannya tidaklah demikian. Permasalahan hidup yang semakin hari semakin berat tidak mampu aku sikapi secara bijaksana. Padahal usiaku yang telah tua ini seharusnya mampu menangani hal tersebut karena logikanya telah banyak makan asam garam pengalaman kehidupan. Tapi ya begitulah. Lebih banyak gagalnya menyelesaikan permasalah hidup ketimbang berhasilnya. Aku juga heran mengapa bisa seperti ini. Aku cenderung ingin lari dari permasalahan hidup yang membelitku. Akupun seakan tiada kuasa untuk meluruskan helai demi helai benang persoalan hidup yang kusut ini. Akibatnya aku seperti menjadi pribadi yang terpuruk dan terus diliputi perasaan gelisah.
Kalau kupikir, kegelisahan ini mungkin merupakan akumulasi dari banyaknya permasalahan hidup yang tidak mampu aku selesaikan. Terlebih-lebih kegelisahan ini disebabkan oleh keadaan diriku yang sangat tidak jelas identitas dan kepribadiannya. Akibat ketidakjelasan tersebut, aku telah membentuk opini negatif tentang diriku sendiri bahwa aku memang tidak layak dan tidak pantas. Paling ekstremnya kadang berpikiran bahwa aku adalah sosok makhluk yang tidak memberikan manfaat bagi orang lain dan malah hanya menjadi sumber yang bisanya memperburuk situasi dan kondisi disekitarku. Kalau sudah begitu, aku cuma bisa meratapi dan berharap ada sesuatu yang secara tiba-tiba menolongku keluar dari keadaan sulit ini.
Rasanya kegelisahan ini sudah mencapai taraf yang mengkhawatirkan. Ia menguras seluruh energi dan perasaanku. Aku tidak berdaya untuk menghentikannya. Tapi aku juga tidak ingin terus begini. Aku ingin dengan bertambahnya usia maka akan menjadikan diriku sosok pribadi yang kuat, tegar, mandiri serta bijaksana dalam menyikapi setiap permasalahan hidup dan bukan malah sebaliknya. Untuk itu aku berdoa dan berharap dengan sangat agar Allah SWT memberi sesuatu. Sesuatu itulah yang sekarang ini sedang aku tunggu dari Allah SWT, yaitu berupa inspirasi-inspirasi yang aku sendiri tidak tahu akan datang dalam wujud dan bentuk seperti apa. Yang jelas sekarang ini aku hanya bisa menunggu.



Kata orang
yesterday = history
today = play
tomorrow = mistery
history are best teacher for today and tomorrow
#curcol …
Kegelisahan itu boleh, tapi harus bisa kendali diri,
gelisah boleh, namun jangan keterusan…. yang ada ntar malah stresss….
Hidup ini indah … jika di lewati dengan penuh senyuman.
Masalah adalah suatu pembelajaran yang akan membuat kita jauh lebih dewasa lagi. tergantung bagaimana kita menghadapi dan menyikapi masalah itu tersebut.
saya juga pernah bahkan sering mungkin merasa tidak bermanfaat bagi orang lain…saya rasa hal semacam ini wajar saja. tugasmu sekarang kalahkan rasa itu dan buktikan bahwa kamu bisa jadi orang yang punya manfaat kok! tidak usah menunggu inspirasi atau petunjuk dari Tuhan karena sebenarnya petunjuk itu sudah ada cuma anda belum sadar saja…gunakan apa yang anda punya saat ini karena itu juga pinjaman dari Tuhan untuk anda sebarkan ke orang lain….
gunakan yang ada jangan menunggu!!!!
*kok malah jadi kayak mario teguh ya…?
kewajiban kita adalah berusaha, adapun apa yang bakal terjadi bukanlah urusan kita sebagai manusia
Wahh mengapa mas bisa berpikir kalo tidak memberikan manfaat bagi orang lain, malah mas banyak memberikan manfaat termasuk saya lewat tulisan-tulisan indah yang ditorehkan diblog ini.
Tetap Semangat Mas. Perbanyaklah berserah diri pada Allah
Selamat menyambut tahun baru..ada bingkisan di rumahku, semoga berkenan