Kisah Sedih Di Hari Jumat


Ketika seseorang memasuki dunia kerja berarti ia menyadari bahwa suatu saat ia juga akan memasuki masa pensiun. Ini adalah sesuatu yang wajar mengingat faktor usia manusia yang terus bertambah. Usia yang terus bertambah ini tentu saja tidak dapat dipungkiri mempengaruhi produktivitas kerja, meskipun pada beberapa orang hal ini tidak bisa dijadikan alasan yang kuat. Dan seperti sudah menjadi hukum alam, bahwa mereka yang tua nantinya akan digantikan dengan mereka yang lebih muda. Oleh karena itu, timbullah istilah Pensiun. Istilah pensiun sendiri menurut  yang kukutip dari Wikipedia Indonesia ialah seseorang yang sudah tidak bekerja lagi karena usianya sudah lanjut dan harus diberhentikan, ataupun atas permintaan sendiri (pensiun muda).

Bagi sebagian orang, ada rasa ketakutan ketika memasuki masa pensiun. Hal ini lumrah, mengingat mereka yang tadinya terbiasa dengan rutinitas pekerjaan harian tiba-tiba harus vakum dari kegiatan tersebut. Mungkin diawal-awal, perubahan itu sangat terasa dan kadang menjadi kejenuhan yang tidak menyenangkan. Namun, bagi sebagian orang lagi malah menyambutnya dengan suka cita. Mereka beralasan, dengan pensiun akan lebih banyak waktu luang bersama anggota keluarga sehingga keakraban akan semakin tercipta. Hal ini tentu sulit terlaksana ketika mereka masih bekerja. Bayangkan, mereka bekerja dari Senin sampai Jumat dan pergi pagi pulang malam. Alokasi waktu untuk keluarga pastinya sedikit. Disamping itu, dengan pensiun, mereka mungkin bisa mengembangkan hobi yang selama ini terlantarkan. Syukur-syukur jika hobi itu bisa menjadi lahan bisnis baru yang menguntungkan.

*****

Oke…sekarang balik ke cerita awal. Jumat pagi tadi, 30 April 2010, di instansi tempat aku bekerja diadakan acara pelepasan pegawai yang telah memasuki masa purna tugas alias pensiun. Mereka yang telah purna tugas ini terdiri dari para staff dan pejabat. Menurutku, acara ini adalah suatu kemajuan. Mengapa kusebut suatu kemajuan? Karena selama ini, acara-acara semacam itu tidak pernah diadakan. Lho kok bisa? Itulah faktanya dan sedih memang kalau mendengarnya. Dari pengamatanku, mereka yang telah pensiun selama ini, kesannya dilepas sendiri-sendiri. Tidak ada perpisahan, tidak ada perayaan. Padahal seharusnya mereka itu dilepas secara resmi, sama seperti juga mereka resmi diangkat sebagai pegawai pada awalnya. Ingat, mereka adalah orang-orang yang telah menyumbangkan segenap pikiran, tenaga, dan usaha keras mereka untuk memajukan instansi ini. Rasanya pas ungkapan yang mengatakan : TIDAK ADA YANG SEKARANG KALAU TIDAK ADA YANG DULU. Dan tentu saja acara pelepasan ini disambut positif oleh semua pegawai dan diharap terus berlanjut dimasa-masa datang.

Namun sebenarnya inilah inti cerita yang ingin kuluahkan, dibalik acara pelepasan tersebut, terselip rasa kecewa dihatiku. Rasa kecewa yang tak dapat kusembunyikan dan hanya bisa kuungkap disini. Bagaimana tidak? Salah seorang pegawai yang purna tugas itu dalam sambutannya menyampaikan keluhan bahwa sampai hari ini belum menerima SK Pensiun dan blablabla lainnya yang sekan ditujukan padaku. Lho, apa hubungannya dengan aku? Ya iyalah ada hubungannya karena akulah yang selama ini bertugas mengurusi masalah pemensiunan pegawai. Tentu, kata-katanya itu seketika menyentak diriku. Aku menjadi tidak enak pada acara pelepasan tersebut karena sepertinya semua orang menyalahkanku. Ya Tuhan, tidak pernah terbersit dipikiranku untuk menunda-nunda pengurusan berkas pensiun seseorang. Bahkan akulah orang yang paling ketar-ketir saat SK Pensiun itu belum juga datang. Aku jugalah orang yang tak bisa membiarkan berkas itu tertumpuk lama dihadapanku. Swear, berkas itu telah aku garap jauh sebelum pimpinan mendisposisikannya ke aku. Maaf, bukan bermaksud ingin menonjolkan diri. Tapi mungkin itu bentuk luapan perasaan kecewa yang tak tertahankan.

Sesungguhnya aku cuma manusia lemah. Dan manusia lemah ini telah berusaha keras melakukan segala daya upaya dengan segenap kemampuannya. Dan jika memang mengalami kendala dengan proses yang lama, harap maklum. Aku hanya mengikuti prosedur baku yang telah ditetapkan oleh Pusat. Hasil akhirnya, pusatlah yang memproses dan menetapkannya.

Hmmm…aku tidak tahu lagi harus menjelaskan apa karena kuyakin sehebat apapun penjelasanku tidak akan mengubah pandangan mereka tentang diriku. Pandangan tentang diriku sebagai seorang pegawai yang (mungkin) tidak becus dalam mengerjakan sesuatu. Entahlah. Mungkin hanya perasaanku saja.

Maafkanlah ya Allah atas segala luahan kekesalanku pada hari ini. Kekesalan yang berujung pada emosi perasaan yang tak terkendali. Aku hanyalah manusia biasa yang kadang gagal meredam emosi.  Dan sejujurnya tidak ada rencana memposting tulisan ini. Tulisan ini diluar dari yang telah kurencanakan. Padahal ada tulisan lain yang telah kubuat dan direncanakan publish pada 1 Mei ini. Tapi entah mengapa, peristiwa pagi tadi telah membalikkan segalanya. Aku tahu, ini sesungguhnya tidak baik. Tapi mau bagaimana. Perasaan kecewa itu tidak dapat kuendapkan begitu saja dari pikiranku dan harus kutuangkan dalam bentuk tulisan ini. Meski terkesan sadis, namun aku tidak dapat membohongi diriku, bahwa peristiwa itu telah menjatuhkan mental dan semangat kerjaku yang telah kubangun dengan susah payah. Rasanya perlu waktu lama untuk menyusunnya kembali. Ya Rabb, kuatkan aku.

25 thoughts on “Kisah Sedih Di Hari Jumat

  1. mas ifan ,saya turut sedih atas peristiwa ini,tapi sebaiknya anda gak usaha kecewa,soalnya kan anda sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yg terbaik,dan saya yakin Tuhan tau tentang hal itu,tidak usah perduli penilaian manusia,perdulilah penilaian Tuhan.

    just do the best,and let God take care the rest🙂

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar sih mas Didot. Seharusnya saya hanya peduli sama penilaian Tuhan saja. Tapi gimana ya, perasaan itu sukar ditepis. Kayanya pasrah aja dengan apa yang akan berlaku pada senin nanti. Ya paling banter dipanggil pimpinan. Paling parah mungkin dimutasi.

    1. kalaupun dimutasi insya Allah itu yg terbaik juga buat anda,toh Allah selalu memberikan yg terbaik buat kita kan? Allah itu sayang kepada kita melebihi sayangnya kedua orangtua kita sekalipun dijadikan satu cinta keduanya…

      ikhlaskan aja,sabar dan positif thinking ,apapun yg terjadi katakan : inilah yg terbaik yg Allah berikan untukku🙂

      =========
      DUNIAKU DISINI : Benar kawan. Selalu berpikir positif sepertinya adalah kuncinya

  2. apapun ayang terjadi tetap berusaha dan lakukan yang terbaik, tak peduli apa anggapan orang selam kita memang telah maksimal melakukan yang terbaik..
    Allah tidak akan mensia2kan segala usaha terbaik seorang hamba…, jangan jadikan ini sebagai jalan sebuah kefuturan menghinggapi…

    tetap semangat!!🙂
    *Ya Rabb, jika hamba mau menerima senang,tentu harus siap menerma susah, jika hamba sudi jalani siang, kenapa mengeluh ketika malam menjelang?? kuatkanlah hati hamba agar siap jalani apapun kejadian.***

    ============
    DUNIAKU DISINI : Terima kasih telah memberikan masukan yang berharga buat saya. Salam persahabatan😛

  3. Selalu ada dilema dalam pekerjaan..
    Mas .. kalo boleh sharing.. lia diusia muda bekerja sebagai HRD memegang resiko yang berat..
    mudah bagi lia untuk memecat orang.. tapi bagaimana yang dipecat.. Pegawai taunya menyalahkan HRD … padahal lia murni melakukannya karena Tugas dan melalui prosedur yang ada….😦
    Bukan sekali lia dapat sms gelap dr yang tidak senang….
    Namun lia yakin.. lia telah melakukan yang terbaik…. satu orang yang lia pecat.. alhamdulillah lia menerima 10 orang pegawai baru…

    Satu sisi pasti aja ada yang mengeluh dan menyalahkan kita… namun yakin lah disatu sisi pasti ada yang mendukung kita… Begitulah dilema dalam pekerjaan🙂

    Tetap Semangat Mas Ifan… Kalo mas sudah melakukan yang terbaik… Jangan takut..
    saran lia.. ajak ngomong itu Bapak face to face.. jelaskan duduk permasalahannya…. kenapa bisa lambat… SK itu turun dari pusat kan ?

    Selamat berakhir pekan🙂

    =============
    DUNIAKU DISINI : Terima kasih mbak Delia atas sarannya😛

  4. Sabar z kawan dan angaplah sebagai cobaan sebab tak selamanya pekerjaan kita itu selalu mulus…semoga sukses selalu…

    ============
    DUNIAKU DISINI : Terima kasih dan selamat juga buat mas Herry dengan blog barunya😛

  5. Hoooo…. berarti ini memang masalah dari posisi di atas Mas, ‘kan? Yang penting masalah bukan ada di posisi Mas, terus laksanakan apa bagian Mas.🙂
    Semoga diberi kesabaran ya Mas..🙂

    ========
    DUNIAKU DISINI : Trims ya mas Asop atas sarannya. Ya, saya hanya bisa pasrah aja sambil terus berusaha melaksanakan tugas seperti biasanya. Sukses selalu buat mas Asop dalam setiap langkah kehidupannya😛

  6. sedih bacanya.. apalagi ifan kok jadi ‘jatuh’ semangat kek gtu…😦

    =========
    DUNIAKU DISINI : Habis gimana mbak. Semua yang kulakukan kesannya jadi serba salah aja. Jadi agak2 nggak karuan dalam bekerja. Kepikiran terus😦

  7. ifan dah melakukan tugasnya .. adapun keterlambatan yang ada … itu udah masuk ke sistem… bukan maunya ifan kan?? so jgn terlalu menyalahkan diri fan… berikn penjelasan secara diplomatis… sehingga ifan ga kan merasa bgtu terpukul kek gini… ayo bangkit ifan….semangat!! ^^v

    =========
    DUNIAKU DISINI : Udah pernah dijelasin. Tapi ya gitu deh…

  8. Gak usah terlalu menyalahkan diri Mas Ifan, kadang kerja keras kita memang kurang atau tdk dihargai oleh pimpinan, semua itu tak lepas dr dinamika dunia kerja.
    yang penting sekarang, mulailah menata diri lagi, kecewa gak boleh berlarut2 lho Mas.
    tetap semangat ya Mas Ifan.
    dan, jangan lupa, hadapilah kekecewaan dgn senyuman, agar dia tdk menguasai kita terus.😀😀
    salam

    ========
    DUNIAKU DISINI : Terima kasih bundo atas nasehatnya. Semangat fan di hari Senin ini😆

  9. Isteriku dulu juga dibagian kepegawaian, akhirnya minta mutasi pindah kependidikan dan sampai sekarang sebagai guru!
    Jalani saja dengan prosedur yang ketat, semoga Allah selalu melindungi anda! Amin!

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar mas, lebih baik saya jalani aja apa adanya

  10. yang sabar ya…
    biasa..kalau tidak tahu,bisanya hanya bisa menuduh saja…
    tetap semangat ya…^^

    ========
    DUNIAKU DISINI : Ya begitulah mbak Marisa

  11. Ifan, sepanjang kita sudah melakukan semuanya sesuai prosedur, hasil akhir Sk tentu bukan berada di tangan kita…
    Ada instansi atau bidang lain yang menangani. Ada juga birokrasi yang harus dilalui.
    Sabar aja ya, semoga SK pensiun itu cepat turun dan rasa bersalah Ifan akan hilang🙂

    =========
    DUNIAKU DISINI : Mudah2an bu. Saya juga senang kalau SK Pensiun itu cepat turun. Kalau cepat turun, saya bisa lega dan beban ini akan hilang dengan sendirinya. Ya, saja jalani aja sesuai prosedur yang memang sudah ditetapkan dari sono

  12. ini sudah hari rabu, semua baik2 saja kan mas ifan? mudah2an ya..
    dalam pekerjaan, kita tidak sendirian. ada keterkaitan dengan banyak orang dan jabatan. yang penting mas ifan sudah melaksanakan tugas.
    prasangka jangan terlalu dipikirkan & berusaha positif thinking saja.
    tetap semangat!🙂

    =======
    DUNIAKU DISINI : Bahkan saat saya membuka blog pada hari kamis ini, saya berharap segala sesuatunya akan segera terselesaikan

  13. hmm … itulah risiko sebuah pekerjaan, mas ifan. meski sudah berusaha semaksimal mungkin utk bekerja profesional, selalu saja ada peristiwa pahit yang mengikutinya. semoga semua masalah bisa terselesaikan dengan baik.

    =======
    DUNIAKU DISINI : Saya harap seperti itu Pak Sawali agar kedepannya saya tidak berlarut-larut memikirkan itu

  14. ane kirain mo bikin cerita roman kaya lagunnya kusplus cuma beda hari doang

    Mas ifan…
    sekarang sk pensiunannya dah keluar belom ?

    ========
    DUNIAKU DISINI : Belum. Kan prosesnya nggak situ sini. Ada tahapannya

  15. Sekarang udah dibuat SK pensiunnya….Kalau belum, segera buatlah lalu sampaikan permintaan maaf itu karena kan kesalahan itu tidak disengaja….

    ========
    DUNIAKU DISINI : SK itu dibuat oleh pusat yaitu Jakarta. Daerah hanya mengirimkan berkas sahaja (kate orang malaysia). Dan proses disana butuh waktu lama karena memang prosedurnya seperti itu. Udah pernah dijelaskan kepada tu bapak, tapi ya gitu deh…

  16. terkadang dunia memang ngak adil tapi ambil sisi baiknya saja bang. Pelajaran yang berharga dan kerja keras. salam kenal

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Terima kasih. Salam kenal balik ya. Blog mas bagus lho. Apalagi themenya :KEREN. Kira2 itu yang berbayar atau yang gratisan ya mas? Maklum, soalnya masih baru dan belum begitu ngeh dengan dunia IT

  17. pak ifan bisa ngeluh juga yah.. heeee

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Saya juga kan manusia biasa yang penuh dengan kekurangan. Tapi saya berusaha untuk memperbaikinya

  18. hmmm, sejujurnya kalo berhubungan dgn yg namanya
    birokrasi, entah itu ngurus ini ngurus itu,
    terkadang nyebelin. apalagi dgn proses yg tertunda-
    tunda, ribet, dan arus bolak-balik sana-sini.
    but, kesalahan bukan pada laptop anda🙂
    tapi pada sistem yg terlanjur ada…
    Semangat PAK!!!!!

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar, kesalahn bukan pada laptop saya, tapi pada TV saya😛 Semangat ya…

  19. sabar ya..
    selama seseorang masih hidup, pasti ada masalah..😀

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar. Dan kita nggak bisa lepas dari itu

  20. Jangan terlalu menyalahkan diri sendiri. Masalah berkas belum sampai di tangan sehingga prosesnya mandheg kan bersangkutan dengan banyak faktor.
    Tapi…salut bahwa kamu mau selalu merendahkan hati untuk introspeksi…

    ==========
    DUNIAKU DISINI : saya hanya bisa bersabar saja rainbroccoli dan tetap semangat menyelesaikan tugas yang ada didepan mata.

  21. Hidup memang menyesakkan dan penuh rasa kecewa, tapi indah🙂

    Anggap saja menulis sebagai therapy, bukan karena mengeluh atau mengungkapkan rasa kecewa dsb.

    Ini therapy, karena setelah menulis ini saya yakin mas Ifan sudah merasa baik-baik saja🙂

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Sudah sedikit merasa baik, tapi jujur kekhawatiran masih juga belum mau hilang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s