Pada Sebuah Forum


Pada bulan April kemarin, selama 4 hari, tepatnya dari tanggal 15 sd. 18 April 2010, aku mengikuti kegiatan di suatu forum mengenai “Kajian Penyadaran dan Pendampingan dalam Penguatan Kedamaian” yang diselenggarakan oleh Badan Litbang & Diklat Kementerian Agama RI. Acaranya berlangsung di sebuah hotel di bilangan Jalan Juanda Samarinda.

Dalam kegiatan tersebut dibahas tentang bagaimana mengelola konflik etnoreligius. Topik ini diangkat menjadi bahasan mengingat di Indonesia konflik-konflik yang melibatkan agama dan etnik sering terjadi. Mulai dari peristiwa Situbondo (10 Oktober 1996), Tasikmalaya (26 Desember 1996), Ambon (1999), Pekalongan (24-26 Maret 1997), Temanggung (6 April 1997), Banjarnegara (9 April 1997), dan lain-lain. Konflik bernuansa etnik misalnya peristiwa Sanggauledo (Januari dan Februari 1997) dan peristiwa Sampit Palangkaraya pada 7 Maret 1999 yang kemudian merembet ke Kuala Kapuas.

Peserta forum ini berasal dari 6 unsur agama dan mayoritas adalah mahasiswa

Kegiatan ini berlangsung dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam dengan beberapa kali break. Hmmm…kalau ingat itu, badan rasanya mau remuk. Benar-benar melelahkan. Apalagi, kadang-kadang schedule yang telah disusun panitia tidak berjalan sesuai rencana. Contohnya nih, kegiatan yang seharusnya berakhir jam 10 malam, eh ternyata molor dan baru berakhir pada jam 11 malam. Penyebabnya antara lain karena narasumber pada forum itu terlalu bersemangat menyampaikan materi dari A sampai Z secara detail, hingga para peserta yang tidak mau mengalah dalam setiap perdebatan diskusi. Tidak tahu ya, kalau mata ini sudah tinggal 5 watt.

Gaya para peserta yang sedang sibuk berdiskusi

Para peserta dari kegiatan ini terdiri dari unsur 6 agama, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu. Peserta tersebut rata-rata adalah para mahasiswa yang mewakili organisasi keagamaan dari ke-6 unsur agama diatas. Tentu saja kalau mahasiswa yang menjadi peserta, pemikiran mereka terhadap masalah yang tengah dibahas lebih kritis, tajam dan kadang melawan arus. Kalau kusimpulkan nih, para mahasiswa pada kegiatan forum tersebut memiliki tingkat intelektual yang bagus serta idealisme yang juga tinggi.

Disela-sela kegiatan, diselipkan juga permainan yang bersifat edukatif sekaligus menghibur. Antara lain : permainan menyambung kata menjadi kalimat, permainan menghapalkan angka-angka, permainan merebahkan diri dan juga permainan-permainan lain yang berunsur mengasah kemampuan otak dan konsentrasi. Suasananya pun menjadi lebih rileks dan tidak kaku.

Disela-sela kegiatan, diselipkan permainan (ice breaking) yang melatih konsentrasi

Ada banyak hal yang didapat dari kegiatan tersebut. Beberapa diantaranya adalah mengetahui apa itu konflik, sumber konflik, akibat konflik dan cara penanganan konflik. Meski banyak manfaat yang bisa diambil. Namun, jujur aku tidak terlalu enjoy dengan kegiatan ini. Bagaimana mau enjoy? Aku sendiri saja tidak mempunyai bekal pengetahuan yang cukup mengenai topik bahasan dalam kegiatan forum tersebut. Sebenarnya yang seharusnya menjadi peserta adalah temanku. Tapi karena ada kesibukan lain, akhirnya ia berhalangan hadir dan akulah yang diminta dari pihak panitia untuk menggantikannya. Tanpa persiapan, kuikuti juga kegiatan forum tersebut. Alhasil, kalau diprosentasekan, aku cuma aktif sekitar 35% saja. Selebihnya, cuma jadi pendengar doang!

Terlepas dari enjoy tidaknya aku dalam kegiatan tersebut, ada beberapa hal yang sempat kurangkum dari materi tentang konflik etnoreligius, sebagai berikut :

  • Indonesia adalah bangsa yang sangat majemuk, baik dari sisi budaya, etnis, bahasa, dan agama. Dari sisi agama, di Indonesia hidup berbagai agama besar di dunia, seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Selain itu, tumbuh dan berkembang pula berbagai aliran atau kepercayaan local yang jumlahnya tidak kalah banyak.
  • Kemajemukan tersebut pada satu sisi menjadi modal kekayaan budaya dan memberikan keuntungan bagi bangsa Indonesia karena dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi yang sangat kaya bagi proses konsolidasi demokrasi di Indonesia. Namun pada sisi lain, kemajemukan bisa pula berpotensi mencuatkan social conflict antarumat beragama yang bisa mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terutama bila keanekaragaman tersebut tidak dapat dikelola secara baik.
  • Kelompok-kelompok dalam masyarakat suatu bangsa atau Negara yang mengalami pemilihan sosial secara terkonsolidasi, termasuk Indonesia tentunya, cenderung mengembangkan identitas kelompok yang kuat dan lebih mudah menciptakan kohesi kelompok yang kokoh. Dalam kelompok-kelompok semacam inilah kesadaran konflik cenderung tinggi. Sebagai akibatnya, ketika sebuah kelompok, baik kelompok agama, etnik, maupun budaya, terlibat konflik dengan kelompok yang lain maka intensitas konflik tersebut cenderung tinggi. Individu-individu dalam masyarakat dengan konfigurasi pemilihan sosial yang terkonsolidasi cenderung lebih mudah melakukan subyektivitas konflik.
  • Di Indonesia persoalan yang sebenarnya sepele dapat dengan mudah menjadi konflik yang meluas dan berubah menjadi konflik agama atau etnik. Konflik agama dan etnik itu tidak hanya menimbulkan korban harta benda dan jiwa, yang tak kalah pentingnya adalah merusak harmoni kehidupan masyarakat yang telah terbentuk sekian lama.
  • Penyelesaian konflik sosial yang terjadi di Indonesia seringkali dilakukan dengan tidak terlebih dahulu memahami akar persoalan yang menjadi penyebab meledaknya konflik tetapi lebih banyak dilakukan dengan menggunakan tindakan represif. Pengunaan tindakan-tindakan refresif dalam penyelesaian konflik sosial tersebut bukan saja tidak menyelesaikan konflik yang terjadi, melainkan juga mengakibatkan meluasnya konflik yang pada gilirannya berubah menjadi gerakan revolusioner yang keras.
  • Dalam upaya mencegah berulangnya konflik sosial yang terjadi, penyelesaian konflik atau resolusi harus dilakukan secara komprehensif-holistik, baik pencegahan konflik yang untuk memelihara perdamaian (peace keeping), mendorong transisi dan transformasi konflik dengan upaya membentuk perdamaian (peace making) dan mendorong rekonsiliasi dengan membangun perdamaian (peace building). Resolusi konflik mestinya juga dilakukan dengan merujuk pada penyelesaian nyata (manifest) dengan melakukan perubahan sikap, pandangan, tingkah laku dan juga tujuan akhir pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.
  • Salah satu bentuk pencegahan, penanganan, dan penyelesaian konflik sosial dapat dilakukan dengan memfungsikan pranata sosial yang hidup dimasyarakat. Pada umumnya, masing-masing komunitas mempunyai pranata sosial sendiri yang berfungsi sebagai sarana peredam konflik diantara mereka. Pranata sosial itu bisa berbentuk norma, nilai, kepercayaan, dan budaya yang diakui bersama.
  • Harus disadari bahwa upaya pencegahan, penanganan, dan penyelesaian konflik etnoreligius di Indonesia tidak bisa diselesaikan secara alamiah, tetapi diperlukan kepedulian berbagai pihak untuk membuat rekayasa sosial berupa langkah-langkah strategis penyiapan infrastruktur yang tangguh mencegah, mengelola, dan menyelesaikan konflik etnoreligius di masyarakat secara cepat, tanggap, dan menyeluruh.

Sebagian isi dikutip dari buku PANDUAN PENGELOLAAN KONFLIK ETNORELIGIUS DENGAN PENDEKATAN RISET AKSI PARTISIPATORIS kerjasama Puslitbang Kehidupan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI dengan Indonesian Institute for Civil Society (INCIS)

87 thoughts on “Pada Sebuah Forum

  1. Betul banget mas, hal begini memang perlu mendapatkan perhatian khusus. Beberapa pekan lalu di Makassar ada konflik etnis (antar mahasiswa) yang tidak terekspos keluar tetapi sampai memakan korban jiwa.

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Sampai memakan korban, wah, memprihatinkan sekali. Katanya mahasiswa😦

  2. yang sering bertengkar itu akal,karena penuh nafsu. sebagai mahluk spiritual kita tidak punya nafsu,hanya ingin ibadah tanpa menyakiti orang lain. maka kuatkan jiwa kita,karena disana esensi kita yg sebenarnya,tidak ada konflik bagi jiwa yg tercerahkan,hanya ada cinta dan kasih sayang🙂

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar. Karena nafsu cenderung pada hal yang sifatnya keburukan dan kehancuran

    1. saya sependapat dengan apa yang dikatan oleh mas didot, manusia beriman dan benar-benar berserah diri pasti akan membawa maslahat kepada sesama. namun, memang syariat ada aturannya sendiri berkaitan dengan lintas iman tersebut. adakah hukum atau aturan yang lebih baik dibandingkan hukum Allah? kita tetap mengacu pada syariat Islam. dan jangan takut, Islam sangat mengajarkan kedamaian.

      ==========
      DUNIAKU DISINI : Islam memang agama yang Rahmatan Lil alamin

  3. klu ada acara2 gitu, aku sukanya di bagian permainannya tuh😀

    **dasar Ismi…

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Iya, kebanyakan orang sepertinya suka yang kaya gitu deh😆

  4. Wah konflik, memang sulit jika sudah berurusan dgn ras dan agama, krn massanya bnyk, semoga org2 mkin sadar kalo damai itu indah.XD salam kenal. .

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Semoga dan salam kenal juga

  5. wah… sy bsa ngebayanginn… badannn remuuukk keknya , dari jam8-ampe 11 malemmmm !!! >_<

    v insyaAllah… bermanfaatt ya🙂

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Ya, memang harus dijalanin, meski capeknya lumayan juga😛

    1. pokoknya hidup indonesia..hidup jawa barat..hidup PERSIB (lho?😀 )

      ==========
      DUNIAKU DISINI : Lho…apa2an ini! Ini bukan kompetisi liga indonesia😛

    2. wekekekeke..
      kalo semangat..biar badan remuk tapi hati tetap utuh..😆

      ==========
      DUNIAKU DISINI : Wah. Kaya puisi nih😛

  6. benar mas, masyarakat kita mudah sekali terpancing pertikaian yang melibatkan masa, fanatisme kelompok apalagi masalah sara.

    Salam kenal.

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar. Kita jangan terjebak pada fanatisme yang berlebihan

  7. wah lama banget yah?hehehehe
    kalo saya udah ga kuat masa
    dari jam 8 page sampe 11 malem

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Seperti itulah. Tapi mau bagaimana lagi…

  8. wah saya hanya bisa berpesan … kita semua bersaudara ….
    Tuahn itu hanya ada satu .. cuma cara kita berbeda – beda untuk menuju ke satu titik tadi … jadi … semuanya sama saja tergantung pribadi kita masing – masing.
    Salam Persaudaraan dari Kalimantan Tengah.

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Salam persaudaraan juga dari Kalimantan Timur

  9. hehehe.. permainannya bikin ga bete… n yang ngantuk jadi seger lage…

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Iya. Yang tadinya lemes, jadi bersemangat lagi😛

  10. beda mesin otak, beda pula cara berfikirnya…dunia terasa hampa dan kosong jika cara berfikir kita dibuat tuhan secara sama persis tak ada beda…nah…disini…mereka sadar akan hal itu namun tidak disadari maknanya,bahwa tuhan menciptakan seperti itu agar semuanya sempurna, saling membantu..bukan sempurna saling perusap-cuap kalimat dan sikap yang negatif.

    salam sejahterah

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar, diciptakan sempurna tentunya dimaksudkan untuk membawa kedamaian, bukan malah merusak

  11. Busett… ifan ikut forum sambil nulis artikel ini apa yah ?
    koq bisa selengkap itu. Kalo aku gak bisa menceritakan kembali kejadian tadi atau kemarin sekomplit itu…

    salud

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Ketahuaan nih cuma ngebaca sepintas. Tulisan yang ringan, saya buat sendiri. Kalau yang beratnya, saya kutip dari buku yang dibagikan. Kan tertera tuh di akhir tulisan.😦

  12. Forum seperti ini perlu digalakkan supaya tertanam nilai saling pengertian sejak dini. Lha, daripada berantam kan lebih baik diajak adu pemikiran. Salam

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar. Lebih baik damai aja daripada berantam yang nggak jelas

  13. seminar 8 pagi ampe 10 malam??? lama banget…
    makannya pasti enak kan?🙂

    kalo pernah denger2 kabar nggak jelas, katanya konflik2 di negara kita ini gara2 ada konflik tingkat tinggi diantara petinggi2 di jakarta, benar nggak ya?

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Begitu ya pak. Baru tahu nih…

  14. Acara yang sangat bagus mas..
    ditambah partisipasi dari semua agama..
    kita bisa melihat perspektif dr segala sudut..

    Salut ^_^

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Setuju mbak Delia. Kita bisa ngelihat perspektif yang berbeda

  15. acara yang bagus untuk disosialisasikan ke masyarakat,, biar damai indonesia tercapai.

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Yups…Indonesia damai adalah impian semua orang yang cinta akan kedamaian

  16. Kalo aku di suruh ikutan..kayaknya gak mau deh, soalnya pasti bawaannya ngantuk terus. Meleknya kalo acara makan n permainan….^^
    Makan aja yang dipikirin..dasar ibu2!

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Biar ibu2, tapi gaul booo….

  17. mas ifan, itu konflik yg tahun 1997 di Banjarnegara Jateng bukan? aku kan asalnya dari sana.. tapi ngga inget yg ttg apa😦 masih SMP waktu itu, kerjaannya belajar doank, ngga ngerti berita😦 boleh diceritakan intinya?

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Kurang tahu juga mbak ya. Soalnya kalau mengenai fakta dan data, saya kutip dibuku panduan yang dibagikan. Dan yang di forum tersebut lebih banyak membahas masalah konflik ambon

  18. perbedaan jika disikapi dgn rasa saling menghormati dan tdk menganggap diri paling benar, maka pasti akan menarik dan membawa manfaat.
    tidak akan terjadi konflik yg hanya membuang energi dan waktu.
    Allah swt memang menciptakan segalanya serba beragam, itulah yg membuat hidup kita berwarna dan bermakna.
    salam

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar bunda. Dengan keberagaman itulah kita dituntut untuk memilki toleransi yang tinggi pada bidang2 tertentu.

  19. acaranya yang bagus, bisa saling menghargai dan menghormati

    tapi saya suka permainannya, pasti seru ya😀

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar sekali mbak lalang senja. Gamesnya seru dan bikin ketawa semua peserta😛

  20. acara berlangsung dari pagi sampai jam 11 malam, berarti ngak mandi mandi dong ya:mrgreen:

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Ya nggaklah. Kan semuanya fleksibel aja tuh mbak orangefloat😛

  21. bahas tentang konflik agama , emang takkan pernah ada habis2nya. Padahal agama itu adalah sebuah bentuk akidah yang masing2nya setiap umat harus meyakini. Kadang tak banyak hal itu memicu masyarakat yang radikal untuk mempertahankan agamanya…

    sebuah bentuk postingan yang bagus ^^

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Postingan mbak muhasabah cinta di blognya juga nggak kalah oke. Terutama tulisan tentang istri yang diselingkuhi suami

  22. Sayangnya ga banyak yang bisa ikutan forum sebagua ini ya…
    Supaya lebih bisa saling memahami adanya perbedaan dan gimana menyikapinya supaya bisa jadi energi positif untuk bersatu…

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar, pesertanya emang terbatas rainbroccoli, sekitar 30 orang saja.

  23. numpang keren ah disini..setelah baca ini mampir ya keblog saya hehehe makasih mas ifan atas iklan gratisnya😀

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Ian nggak perlu pake iklan segala cos’ sekarang kan udah tenar dan terkenal dikalangan para blogger. Harusnya kita2 ini nih yang mestinya dipromosikan kang ian di blognya biar bisa tenar juga. Hahaha….:mrgreen:

      1. ah mas..berapa sih gaji seorang hansip kekeke paling untuk beli beras aja😀

        ==========
        DUNIAKU DISINI : Beda dong. Kalau di dunia blogsphere, gaji hansip bisa 5 X lipat lho😆

  24. Sekarang yg terpenting,bagaimana kita menyatukan perbedaan yg ada.Supaya konflik tidak trjadi lagi..

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar mas firman. Harus ada langkah konkrit tentunya.

  25. Hidup dan mati merupakan ajang persaingan amal manusia. Karena manusialah yang diberi beban untuk menjalankan segala aturan yang telah ditetapkan kepadanya oleh Tuhan. Dengan daya nalarnya manusia dapat memilah dan memisahkan antara yang baik dan yang buruk. Dengan begitu Tuhan dapat mengevaluasi yang terbaik amalnya di kalangan manusia.

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Terima kasih pak atas penjelasannya yang cukup jelas

  26. Konflik akal atau nafsu, konflik spiritual antar umat beragama, menurut saya, hal itu selalu ada solve problemnya. yang seringkali menjadi polemik dan berkonflik sepanjang masa adalah konflik kepentingan memperebutkan kedudukan yang hakekatnya itu cuma hal yang tak hakiki..banyak segelintir oreang mengerahkan massa, mengorbankan yang lemah, membunuh hak hidup yang kecil, yang tertindas demi mencapai tujuan yang semu dan sementara

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Yups..benar sekali mas. Intinya adalah kita jangan terlalu memperturutkan hawa nafsu untuk mencapai suatu tujuan.

  27. Ice breaking…saya selalu suka acara ini🙂
    Keragaman yang dimiliki bangsa kita, akan menjadi sesuatu yang berharga bila kita pandai mengambil sisi positifnya, mengambil manfaatnya.
    Konflik yang ada hendaknya jadi bahan pembelajaran, bukan sesuatu yang harus diperdebatkan habis-habisan tapi tanpa solusi jelas…
    Posting ini keren banget, Ifan!

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar bu. Janganlah hanya karena ada konflik ini, akan merembet kemana-mana. Pikirkanlah bahwa ada banyak orang yang butuh pertolongan dari kita. Daripada terjebak pada perdebatan yang tak jelas yang nantinya berujung pada konflik lebih baik melakukan hal2 yang positif aja.

  28. aku lama hidup di jalanan jadi karakterku keras dan mudah terpancing emosi…mudah-mudahan dengan sering ngeblog begini aku jadi bisa belajar mengontrol emosi dan tak mudah terpancing…salam

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Oh, begitu ya pak. Mudah2an saat sekarang bisa mengendalikan emosinya.

    1. Tergantung juga mas, blog siapa yang kita kunjungi…
      kalo isi blognya penuh dengan kontroversi, maka malah akan bikin tambah esmosi..

      xixixii

      ==========
      DUNIAKU DISINI : Makanya bang, blog saya ini, isinya yang ringan2 aja. Kalau yang berat2 susah, nggak bisa ngangkatnya. Dan lagian memang nggak punya ilmunya untuk membahas yang kayak gituan

  29. Assalaamu’alaikum

    Mudahan melalui aktivitas tersebut akan selalu wujud perpaduan utuh dalam membangunkan sebuah negara yang majmuk rakyat namun harmoni kehidupannya. Apa yang harus diingatkan bahawa setiap warga mempunyai hak dan tanggungjawab dalam keamanan dan kebebasannya dalam negara yang didudukinya. Salam mesra di hujung pekan.

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar bu. Setiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban untuk menjaga keamanan negara. Seperti yang sekarang sedang digalakkan di Malaysia ya bu dengan slogannya : 1 MALAYSIA

  30. Wah, report yang mengesankan sekali bang. Kira-kira ada rencana di adakan di palangkaraya nga bang. Saya ijin bookmark ya. Penting banget nih

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Kurang tahu juga ya bang. Soalnya yang ngadain adalah Badan Litbang Kementerian Agama RI bekerjasama dengan Kanwil kementerian di wilayah masing2. Informasi tentang kegiatan semacam itu mungkin bisa didapat di Kanwil Kementerian Agama Prov. Kalteng. Coba aja cari informasi disana😛

  31. terima kasih mas sdh berbagi materi konflik etnoreligius. setidaknya telah mencerahkan saya mskpn sy nggak hadir dlm forum tsb.
    sukses selalu untuk panjenengan🙂

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Mudah2an pak meskipun masih banyak yang belum terjelaskan disini.

  32. topik yang dibahas dalam forum benar2 menarik dan aktual, mas ifan. memang benar, di negeri yang multikultur dan multietnik ini kekerasan berbau SARA masih sering terjadi, sehingga perlu ada jalan terbaik untuk mengelolanya.

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Iya, jalan terbaiklah yang harus kita temukan untuk menengahi permasalah konflik etnoreligius ini.

  33. konflik etnoreligius,pasti sangat menarik ya dibahas dan didiskusikan bersama, pastinya sangat bermanfaat kegiatannya🙂

    mudah2an didaerah kita tidak terjadi masalah seperti itu ya mas

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Saya juga berharap seperti itu mbak. Mudah2an di daerah kita, Prov. Kalimantan Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya, permasalahn konflik ini tidak terjadi lagi

  34. selamat pagi

    dunia ini akan damai kalau semuanya bersatu
    seminar yg bagus.

    terima kasih dan mohon maaf😮

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Dunia tanpa kekerasan. Itu yang kita harapkan

  35. wah..mantap tuh mas acaranya..
    yah pemudalah yang harus berani memotong konflik2 itu,,
    gak lucu kalo antar mahasiswa masih timpuk-timpukan batu..apalagi molotov..

    yang jadi korban kan rakyat juga..

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar mas. Mahasiswa harusnya bisa menjadi agen perubahan yang membawa nilai2 kedamaian di masyarakat

  36. mas ifan… dree kurang paham ama yang ginian… absen ajah deh…. siaaaaaangggg……..

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Oke deh. Absen diterima😛

  37. itu semua bisa melatih kita untuk menghargai suatu Agama orang Lain atau menghormati sesama umat beragama!!!

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Setuju pak…

  38. gpp, badan remuk, tapi InsyaAllah dapat ilmu untuk bekal walaupu cuma 35 %.. he..he..

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Iya mbak. Ada pelajaran berharga yang saya dapatkan dari kegiatan ini

  39. pas kejadian sampit,saya masih SMP…
    saya tinggal dipalangka raya…
    wuih..rasa ga karuan..mpe stres saya liat suara tembakan..😦

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Wah, kasihan juga nih mbak Marisa. Ternyata sudah pernah mengalami hidup di daerah yang penuh konflik. Saya aja nggak bisa ngebayanginnya

  40. wah.. abot…

    aku jadi inget kerusuhan 97 lalu di daerahku, pekalongan..

    gak pernah nyangka sebelumnya, asap mengepul dimana-mana..

    semoga kita bisa lebih dewasa dan kemajemukan kita bisa menjadi modal bangsa serta berjalan harmonis,^^

    salam kenal, ditunggu kunjungan baliknya..

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Sebuah pengalaman berharga yang telah mbak sharing kepada kami semua. Terima kasih telah berbagi.

  41. acara yang bagus untuk mempersatukan antar umat beragama,apalagi di daerah sana yg rentan terjadi konflik.

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar sekali nih. Mudah2an kedamaianlah yang akan semakin tercipta

  42. Turut menyimak mas, menambah wawasan meski agak berat bahasannya bt saya🙂

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Tidak apa2. Yang terpenting bisa menambah wawasan😛

  43. waduh lama sekali tuh kalo saya bisa tidur di seminarnya ^^v, apalagi bahasannya tuh berat,….benar sekali mas mudah sekali memicu konflik di negara kita yang beraneka ragam budaya ini, belum lagi pola pikir manusia yang berbeda-beda plus gampangnya masyarakat terprovokasi, namun kalo inget bhineka tunggal ika ya apa sih yang membedakan kita ?, mungkin hanya pemikiran sempit saja, hari gini gitu.

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar juga sih. Saya aja sampai terkantuk-kantuk mendengarkan paparan dari narasumber.
    Hari gini kok masih berantem. Nggak jamannya lagi lah😛

  44. acara tersebut mungkin akan membuat pemahaman yang lebih baik tentang kemajemukan, dan kesadaran untuk memahami, menghormati pemeluk agama lain.

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Ya, benar sekali mas. Dan juga dituntut untuk memiliki rasa yang kuat untuk menciptakan perdamaian itu sendiri.

  45. bahasan yang menarik dan menjadi masalah bersama ditengah kemajemukan Indonesia

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Kemajemukan yang seharusnya tidak dijadikan alasan untuk sebuah konflik

  46. saya baru pertama kali denger istilah etnoreligius..tp kykna menarik..salam kenal😀

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Mudah2an kedepannya akan lebih sering mendengar lagi perkataan itu😛

  47. Ifan, walau kau menggantikan teman, tapi kan dapat manfaat yang luar biasa. Aku sering kok ditugasi oleh atasan yang awalnya males banget dan kuminta orang lain saja yang ditugasi tapi akhirnya bermanfaat untukku. Kau tidak enjoy saja bisa merangkum hasilnya dengan baik, Oke lah semoga pesertanya bisa menjadi pioner kerukunan ummat beragama maupun kerukuna bangsa Indonesia berbhineka ini! Thanks Ifan tulisna yang bagus, jendelakatatiti.wordpress.com kau juga boleh kunjungi blogku di blogspot http://Ruangkatatiti.blogspot.com.

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Terima kasih telah berbagi jendelakatatiti. Langsung meluncur nih ke TKP blogspot

  48. meski berbeda2 kita tetap satu
    harusna berkaca dari itu yaw
    tahan esmosi dan hawa napzu😀

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Wah, udah kaya pembicara handal nih😛

  49. forum yang luar biasa nih, mempertemukan berbagai karakteristik mahasiswa dan mewakili agama masing🙂

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Lebih luar biasa lagi kalau pertemuan tsb bisa menjadi pijakan dasar membangun keharmonian dalam kedamaian

  50. Salam ceria. Salam kenal.

    Sungguh satu pengalaman berdiskusi yang amat menarik. Sebagai satu negara yang memiliki masyarakat majmuk, maka yang paling utama ialah keamanan dan keselesaan penduduknya dalam mengharungi kehidupan seharian.

    Terima kasih.

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Benar bang. Kemajemukan bukan berarti harus identik dengan perpecahan

  51. mengunjungi ifan meski belum ada apdetan, sekaligus memperkenalkan org baru nie… ^^

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Trims ya mbak Novi udah mau kunjungin blogku

  52. kalo boleh jujur aku juga gak begitu mengerti untuk masalah ini.😀 tapi aku dukung kalo misalnya ada kegiatan seperti ini lagi.😀

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Oke deh…

  53. emang banyak manfa’atnya klo kita bisa memilih berkunjung sobat…seperti rumahmu inilah contohnya…salam..

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Sama juga pak. Saya juga senang berkunjung ke blog bapak karena banyak tulisan yang bermanfaat yang bisa saya baca. Btw, emoticon yang bapak buat kok nggak mau muncul di blog saya ini. Kenapa ya😦

  54. Konflik2 masih akan terus terjadi selama ada orang2 yang senang dan diuntungkan dengan adanya konflik.
    Pilkada saja ada konflik-yg kalah kadang ngamuk.
    Sepakbola juga ada konflik

    Semoga konflik tak melebar dan merusak-rusak bangsa.
    Salam hangat dari BlogCamp

    ==========
    DUNIAKU DISINI : Semoga pak, agar Indonesia bisa meraih damai yang begitu indah😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s