Nunukan Malinau : 2 Kabupaten di Utara Pulau Kalimantan


Setelah sebelumnya Menjelajah Kabupaten Paser, kali ini aku dan kedua temanku berkesempatan untuk mengunjungi 2 kabupaten di utara Pulau Kalimantan, yaitu Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau. Kedua kabupaten ini merupakan daerah baru hasil pemekaran dari kabupaten induk sebelumnya, yaitu Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Timur dan berbatasan langsung dengan Negara jiran Malaysia. Kabupaten Nunukan berbatasan dengan Negara Bagian Sabah, sedangkan Kabupaten Malinau berbatasan dengan Negara Bagian Sarawak.

Rabu, 28 Juli 2010

Perjalanan dimulai dini hari sekitar pukul 06.00 wita dari Kota Samarinda menuju Bandara Sepinggan, Kota Balikpapan. Rombongan kami terdiri dari 7 orang. Aku dan kedua temanku mendapat tugas monitoring ke Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau. 3 orang lainnya ke Kota Tarakan dan 1 orang ke Kabupaten Bulungan. Dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air, akhirnya kami tiba di Bandara Juwata Tarakan sekitar pukul 11.00 wita. Dari sini, kami berpencar menuju tujuan masing-masing. Aku dan temanku menuju ke Pelabuhan Tengkayu Tarakan dan membeli tiket tujuan ke Kabupaten Nunukan seharga Rp. 170.000,- / orang. Ya, untuk menuju Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau harus ditempuh dengan jalur laut dan sungai menggunakan speedboat. Dan kali ini, speedboat yang bernama Tri Putri Tunggal Dewi tujuan ke Kabupaten Nunukan sebagai persinggahan kami yang pertama dijadwalkan bertolak dari pelabuhan pukul 13.00 wita.

Tempat Pembelian Tiket di Pelabuhan Tengkayu Tarakan

KABUPATEN NUNUKAN

Setelah hampir 2,5 jam terombang-ambing dengan merasakan hentakan speedboat yang berjalan laju menyusuri sungai, akhirnya pada pukul 15.30 wita kami sampai di Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan. Pelabuhan ini merupakan tempat yang sering digunakan para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk menuju Tawau-Sabah, Malaysia dalam rangka mengadu nasib disana. Tidak heran, di pelabuhan ini terdapat kantor imigrasi yang mengurusi segala hal yang berhubungan dengan keluarnegerian, mulai dari paspor, pos lintas batas, penyelundupan barang, dan lain sebagainya. Oh ya, masyarakat Nunukan yang hendak pergi ke Tawau atau sebaliknya, tidak perlu menggunakan paspor. Cukup menunjukkan semacam kartu pos lintas batas, maka dengan mudah mereka bisa keluar masuk kedua-dua negara tersebut. Dari yang kudengar, hanya dibutuhkan waktu 1 jam dari Kabupaten Nunukan untuk menuju Tawau Malaysia melalui jalur laut. Bahkan hanya perlu 30 menit apabila perjalanan tersebut dimulai dari Sebatik, yang merupakan salah 1 kecamatan di Kabupaten Nunukan. Pantas saja, ketika berada dilaut diantara kedua perbatasan tersebut, aku yang mencoba mendengarkan radio melalui handphone malah banyak mendapatkan chanel-chanel radio Malaysia. Ada yang berbahasa China dan ada juga yang berbahasa Melayu. Tapi anehnya, radio-radio tersebut malah banyak memutarkan lagu-lagu Indonesia.

Pelabuhan Tunon Taka Nunukan
Salah 1 Sudut Kota di Kab. Nunukan

Di Nunukan, kami bertiga menginap di Hotel Fortuna yang fasilitasnya lumayan bagus untuk ukuran hotel di sebuah pulau kecil di Nunukan ini. Kabupaten Nunukan hanyalah pulau kecil yang mayoritas masyarakatnya menggantungkan kehidupan dari jasa perdagangan. Umumnya mereka adalah pendatang dari Sulawesi. Sebagai kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia dan menjadi jalur transit TKI, Nunukan menjadi kabupaten yang cukup berkembang meski masih banyak yang harus dibenahi terutama dari segi penyediaan infrastruktur dan listrik. Juga yang menjadi perhatiaan adalah begitu banyaknya barang-barang buatan Malaysia yang membanjiri kabupaten ini mulai dari sembako, sepatu, pakaian sampai tabung gas. Nah, tabung gas ini langsung mencuri perhatianku. Menurut kabar yang kudengar, tabung gas buatan Malaysia kualitasnya lebih bagus jika dibandingkan buatan Indonesia. Makanya, masyarakat disana lebih senang membeli tabung gas 12 kg buatan Malaysia yang berwarna kuning mencolok. Atau mungkin memang sepertinya tidak ada tabung gas buatan Indonesia yang beredar disana. Entahlah.

Kamis, 29 Juli 2010

Perjalanan selanjutnya adalah ke Kabupaten Malinau. Sempat bingung juga untuk menuju kesana karena harus balik dulu ke Kota Tarakan baru kemudian bisa dilanjutkan ke Kabupaten Malinau. Jika ini terjadi berarti kami harus siap-siap merasakan hentakan di dalam speedboat sekitar 5,5 jam, dengan rincian  dari Nunukan-Tarakan : 2,5 jam lalu dilanjutkan Tarakan-Malinau : 3 jam. Tentu ini bakal menguras tenaga. Untunglah kami mendapatkan informasi bahwa ada jalur alternatif yang dapat ditempuh untuk menuju Malinau langsung dari Nunukan tetapi terlebih dahulu harus melalui daerah Sembakung. Tanpa berpikir panjang, kami lalu bergerak cepat menuju Pelabuhan Yamaker Nunukan untuk bisa mendapatkan speedboat yang hanya ada pada waktu-waktu tertentu saja. Pukul 11.30 wita, speedboat meluncur ke wilayah Sembakung. Sepanjang perjalanan, sempat terjadi 2 kali hujan dan hujan ini menjadikan pandangan motoris sedikit terhalang. Syukurlah sang motoris begitu sigap sehingga mampu menghindari batangan-batangan kayu yang lumayan besar. Apalagi arus sungai yang cukup deras pun sempat menyulitkan. Tapi mungkin karena motoris sudah berpengalaman maka hal ini mampu ia atasi dan akhirnya sampai di daerah Pembeliangan-Sembakung pukul 14.00 wita. Di Pembeliangan-Sembakung yang masih menjadi wilayah administrasi Kabupaten Nunukan, kami menunggu cukup lama untuk mendapatkan mobil yang bisa membawa kami ke Kabupaten Malinau. Sambil menunggu, kami sempatkan makan siang di Rumah Makan yang kalau tidak salah ingat bernama RM. Beringin.

Kampung Pembeliangan Sembakung

Nah, di daerah Pembeliangan ini, tower dari salah 1 operator seluler terkenal berdiri kokoh sehingga komunikasi dengan dunia luar tidak mengalami hambatan. Hanya saja, listrik masih menjadi kendala utama karena hanya hidup pada malam hari saja. Itupun juga sepertinya disuplai dari perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut. Oh ya, dari RM tersebut kami melihat anak-anak mudanya yang berseragam olahraga mondar-mandir menuju ke sebuah lapangan untuk mengadakan pertandingan bola voli. Katanya sih dalam rangka memperingati 17 Agustusan. Sengaja dilaksanakan lebih awal karena terbentur dengan puasa ramadhan yang sebentar lagi akan segera masuk.

Setelah menunggu 2,5 jam, akhirnya mobil yang akan membawa kami ke Malinau muncul juga. Dan tepat pukul 16.30 wita, kami pun meninggalkan daerah Pembeliangan-Sembakung menuju Kabupaten Malinau. Ternyata jarak tempuhnya tidak terlalu lama. Hanya butuh 1 jam saja, kami pun tiba di Kabupaten Malinau, yaitu pukul 17.30 wita. Tapi kelokannya yang seperti ular, membuatku mabuk dan ingin muntah. Untunglah berhasil aku tahan meski dengan wajah yang pucat.

KABUPATEN MALINAU

Di Kabupaten Malinau, kami menginap di penginapan Cahaya. Penginapan ini fasilitasnya ala kadarnya. Mau tidak mau kami harus menginap disini karena penginapan yang kami tuju sebelumnya ternyata telah terisi penuh. Tapi tidak apalah, yang penting bisa beristirahat barang 1 malam.

Dibandingkan dengan Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau masih tidak terlalu ramai. Tidak banyak kendaraan yang berlalu-lalang. Tapi anehnya, saat itu terjadi kelangkaan bahan bakar bensin. Antrian terlihat di beberapa tempat yang menjadi pangkalan penjualan BBM.

Suasana Pagi di Kab. Malinau
Jembatan Untuk Menuju Malinau Kota

Di daerah perkotaannya yang berpusat disekitar pasar, banyak dihuni oleh para pendatang maupun penduduk aslinya yaitu suku Melayu Tidung yang beragama Islam. Sedangkan di daerah pinggiran, mayoritas ditempati oleh penduduk asli lainnya, yaitu suku Dayak yang beragama Kristen / Katolik. Bisa dibilang agama Kristen / Katolik adalah agama mayoritas yang dianut masyarakat kabupaten Malinau hampir 75%. Meskipun begitu, toleransi kerukunan umat beragama tetap terjaga dengan penuh harmoni.

Jum’at, 30 Juli 2010

Pukul 11.00 wita, dengan menggunakan speedboat Menara Baru Express Junior bertolaklah kami meninggalkan Kabupaten Malinau menuju kembali ke Kota Tarakan. Selanjutnya, pukul 16.00 wita, pesawat Sriwijaya Air membawa kami terbang dari Tarakan menuju Balikpapan. Dan Alhamdullillah, akhir perjalanan ini ditutup dengan tibanya kami kembali ke kota tercinta, Kota Samarinda pukul 20.30 wita dengan keadaan selamat.

Sungguh melelahkan perjalanan ini. Tapi dari perjalanan ini pula  aku mendapatkan pengalaman baru yang tak pernah aku dapatkan sebelumnya. Bisa dibilang kelelahan ini terbayarkan sudah dengan berbagai hal yang aku saksikan di daerah-daerah tersebut. Satu yang pasti, keindahan alam Kalimantan dengan pesona sungai-sungainya yang eksotis dan hutan-hutannya yang lumayan masih perawan akan selalu menjadi ingatan dalam kehidupanku. Dan tentu, aku beruntung karena telah menjadi salah 1 saksi akan keindahannya tersebut.

This slideshow requires JavaScript.


91 thoughts on “Nunukan Malinau : 2 Kabupaten di Utara Pulau Kalimantan

  1. Kapan ya bisa kesana ?
    terima kasih mas infonya… jadi semakin tau cerita mengenai kota2 dibelahan lain kalimantan

    =======
    DUNIAKU DISINI : Mudah2an suatu saat bisa kesana mbak. Begitulah, Indonesia ternyata kaya dengan daerah2 yang masih jarang terekpose ke permukaan.

  2. saya juga pernah tinggal di kaltim teoatnya di balikpapan masm belum pernah sampe nunukan

    =======
    DUNIAKU DISINI : Wah, berarti sudah lumayan mengenal karakteristik orang Kalimantan nih. Di Balikpapannya tinggal dimana mas?

    1. berkunjung lagi mas. hihih dulu saya tinggal di daerah gunung sari kalo ga salah

      =======
      DUNIAKU DISINI : Senang dong bisa menjadi warga Balikpapan pada waktu itu meski mungkin hanya sebentar.

  3. Bersih, itu kesan pertama saya tentang Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau, daerah Pembeliangan juga ternyata sepertinya bebas sampah🙂
    Pasti perjalanan yang berkesan, Ifan, negara kita ternyata luar biasaya, keunikan tiap daerah juga berbeda…
    Thans sudah berbagi cerita!

    =======
    DUNIAKU DISINI : Begitulah bu. Tiap daerah memiliki ragam budaya yang berbeda serta unik. Sepatutnyalah keragaman dan keunikan yang berbeda itu menjadi modal untuk semakin memperkenalkan Indonesia di kancah dunia Internasional.

  4. Wah senengnya bisa jalan-jalan kaya gitu. Neh aku juga lagi ada tugas, tapi di kalimantan sebelah barat.
    Di tepi sungai kapuas

    =======
    DUNIAKU DISINI : Enak dong. Paling tidak karena sama2 di Kalimantan, maka tipologinya tidak jauh berbeda. Jadinya, nikmatin aja ya.

  5. ini kabupaten paling utara ya? semoga tentram bersebelahan dengan tetangga kita yang gag ramah itu

    =======
    DUNIAKU DISINI : Benar. Dan selama ini kayanya akur2 aja tuh. Nggak tahu ya diluar sepengetahuanku.

  6. Sepertinya indah sekali, hmm kapan ya kesana. dan setiap daerah punya tempat yang menarik.Dan daya tarik tersebut bisa membuat penikmat wisata untuk tetap kembali. kapan ngajak saya ke sana

    =======
    DUNIAKU DISINI : Indah memang. Terutama bagi mereka yang menyukai petualangan. Alamnya masih lumayan asri shg bisa menjadi daya tarik wisatawan utk berkunjung kesana.

  7. kapan bisa maen kesana ya? beruntungnya dirimu sahabat ^_^

    =======
    DUNIAKU DISINI : Alhamdullillah. Mudah2an suatu saat bisa kesana🙂

  8. duh… enak banget sih… mas ifan jalan2 muluw… senang nya…

    =======
    DUNIAKU DISINI : Alhamdulllillah, masih diberi kesempatan untuk bisa malakukan perjalanan ini. Jadi, ya dillaksanakan aja.

  9. Bertambah pengetahuan lagi ttg dua kabupaten di kalimantan.

    *yang belum pernah menginjakkan kaki di bumi Borneo*

    =======
    DUNIAKU DISINI : Mudah2an ini bermanfaat bagi mereka yang masih awam pada daerah2 di seputaran pulau Kalimantan, terutama Kaltim. Paling tidak ada sedikit cerita yang mengulas ttg daerah2 ini meskipun tidak begitu lengkap.

  10. kalau tabung gas dari jakarta-kenunukan harganya kemahalan kale mas,, tp benderanya di nunukan masih merah putihkan?? tetap bersatu Indonesia..

    =======
    DUNIAKU DISINI : Bisa jadi sih. Tapi yang pasti, bendera Indonesia masih berkibar kok disana.

  11. kota yang sepi tapi mengasyikan buat yang suka bersepeda kayaknya hehehe

    =======
    DUNIAKU DISINI : Iya, bersepeda di daerah tsb kayanya oke juga tuh. Nggak banyak mobil yang berlalu lalang🙂

  12. senangnya bisa keliling Kaltim
    langsung aja ke Tarakan dan Berau
    saya tunggu ceritanya yaa Mas Ifan

    =======
    DUNIAKU DISINI : Ke Tarakan dan Berau sudah pernah mbak. Tapi sayang tidak terdokumentasikan karena waktu itu belum mengenal dunia blog. Jadi lewat begitu saja tanpa ada sesuatu yang jadi pengingat berupa tulisan kedatangan ke daerah tsb😦

  13. perjalanan panjang yang menyenangkan banyak wawasan yang bisa di ambil dari setiap sisi yang ditemui…
    luar biasa,
    Sukses Slalu!

    =======
    DUNIAKU DISINI : Nah, itu dia. Menambah pengetahuan saya ttg daerah2 yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya.

  14. pernah denger daerah ini di TV, semoga daerah2 tersebut ga kecaplok malaysie….😀
    mantep gan, di situ dah tercium aroma luar negeri y.. hhe…:mrgreen:

    =======
    DUNIAKU DISINI : Benar. Ada satu wilayah kecamatan yang namanya sebatik di Kab. Nunukan. Disitu langsung berbatasan darat lho dengan Malaysia. Bahkan ada rumah penduduk yang ruang tamunya berada di wilayah Indonesia, tetapi dapurnya sudah berada di wilayah Malaysia. Hebatkan…🙂

    1. hha, iy gan, saya dah pernah liat juga di tipi…… mantep juga tu, masak di malaysia, makan di Indonesia…😆

      =======
      DUNIAKU DISINI : Pastinya. Mantapkan. Keluar negeri tidak perlu susah payah naik pesawat. Cukup melangkahkan kaki beberapa meter, sampai deh kenegara orang. Hehehe…🙂

  15. biaya penginapan disana murah gak?bisa kasih info?hehehe

    =======
    DUNIAKU DISINI : Kayanya sama saja dengan harga penginapan di daerah2 lain. Berkisar antara 100 ribuan sampai keatas. Tapi mungkin jumlah penginapan tsb tidak terlalu banyak.

  16. Hiks… aku belum pernah ke utara, Fan…😦
    Semoga ada kesempatan ke daerah2 sana deh, meskipun katanya biayanya sangat mahal🙂

    =======
    DUNIAKU DISINI : Mudah2an suatu saat kak. Mengenai harga kayanya relatif dan kalau kesana terutama tarakan pasti akan tergoda utk borong barang2 malaysia, terutama MILO dan wafer2 coklatnya🙂

  17. Perjalanan yang mengasikkan! Pembangunan di perbatasan harus didahulukan! Apalagi bila digunakan sebagai pintu masuk antar negara! Memalukan bila terjadi perbedaan sosial yang mencolok dengan negara tetangga !

    =======
    DUNIAKU DISINI : Tapi sayang, pemerintah pusat sepertinya tidak terlalu peka dengan permasalahan yang berlaku disana. Kenyataannya terjadi perbedaan sosial yang mencolok. Buktinya adalah daerah tawau maju pesat dalam berbagai sektor jika dibandingkan dengan daerah nunukan😦

  18. 😀 saya pengen banget bisa backpaker ke kota-kota😀 kapan ya bisa kesana😀

    =======
    DUNIAKU DISINI : Hmmm…kapan ya? Kayanya perlu nabung dulu deh🙂

  19. wah jadi pengin ngelancong kesana tuh

    =======
    DUNIAKU DISINI : Ya, semua orang pasti tergiur untuk bisa ngelancong ke suatu daerah baru yang blm pernah dikunjungin sblumnya. Apalagi kalau pemandangannya indah.

  20. jadi nambah pengetahuan saya lagi neh, pasti sangat mengesankan.

    =======
    DUNIAKU DISINI : Tentu. Mengesankan hingga kutuangkan dalam bentuk tulisan di blog ini.

  21. Satu yang pasti, keindahan alam Kalimantan dengan pesona sungai-sungainya yang eksotis dan hutan-hutannya yang lumayan masih perawan akan selalu menjadi ingatan dalam kehidupanku.

    ungkapan ini makin membuat kerinduan saya utk bisa menyambangi kalimatan semakin tak terbendung, mas ifan. tapi kapan saya bisa mengunjunginya, yak!

    =======
    DUNIAKU DISINI : Mudah2an suatu saat bisa kesana pak. Dan yang pasti, Ketika bapak kesana, maka hamparan sungai yang luas dan panjang akan menyambut bapak.Dan disitulah letak keunikannya karena sungai di Kalimantan berbeda jauh dengan sungai yang ada di pulau Jawa.

  22. Jadi pengen kesana…. tapi kayaknya kagak bisa dech.😦

    =======
    DUNIAKU DISINI : Kenapa kagak bisa. Siapa tahu ada rejeki nomplok, kan bisa kesana🙂

  23. mudah-mudahan esok hari ada kesempatan kesana, sepertinya menarik

    =======
    DUNIAKU DISINI : Mudah2an. Berharap saja ya🙂

  24. Percutian yang indah.
    Informasi yang sempurna, lengkap.
    Teruskan perkongsian ini.
    TQ

    =======
    DUNIAKU DISINI : Wah. masih banyak hal yang belum mampu saya kongsikan pak. Masalahnya kemampuan menulis saya yang masih terbatas menjadikan saya agak kesulitan utk menggali informasi yang lebih dalam. Terima kasih.

  25. seringd enger namanya,coz abang aku bolak balik kesana

    masih asri yah?
    bersih lagi…

    =======
    DUNIAKU DISINI :Senang dong abangnya kerja disana. Paling tidak ada oleh2 yang bisa diceritakan takkala abangnya pulang kembali ke rumah🙂

  26. ”begitu banyaknya barang-barang buatan Malaysia yang membanjiri kabupaten ini mulai dari sembako, sepatu, pakaian sampai tabung gas”
    Berarti sama dengan tempatku di Riau, chanel radio dan tv pun kebanyakan yang masuk tv Malaysia, makanya di sini kebanyakan pakai parabola, baru chanel Indonesia masuk semua.

    =======
    DUNIAKU DISINI : Nah, pasti kamu bisa merasakan bagaimana denyut nadi masyarakat diperbatasan. Sangat terpengaruh budaya luar negeri kan? Hmmm..kalau masyarakat disana, biasanya utk menyaksikan siaran TV Indonesia dengan menggunakan TV Kabel. Sama juga sih, banyak channel TV Malaysia yang bisa ditangkap disana.

  27. waw, baru tau tentang malinau dari web ini.terimakasih🙂

    ada pelanggan setia dari malinau🙂

    =======
    DUNIAKU DISINI : Terima kasih juga ya. Mudah2an bermanfaat informasinya.

  28. asik ya nuansanya, gak kayak dikota yang padat ini..
    pingin bnget jalan-jalan kesana..
    salam kenal ya…

    =======
    DUNIAKU DISINI :Benar. Kotanya nggak terlalu padat, jadi untuk bersantai ria kayanya cocok tuh. Salam kenal juga ya.

  29. pingin ke sana..tapi siapa yang mau ongkosin ya…

    =======
    DUNIAKU DISINI : Siapa ya? Bermimpi aja dulu. Siapa tahu dapat durian runtuh. Hehehe…

  30. saya juga pernah bertugas di Nunukan mas, sebulan lamanya…
    kalau malam minggu, ikut nongkrong di Pelabuhan sana sambil melihat kapal yang akan beranjak ke Sulawesi atau surabaya…

    tapi kalau Malinau belum pernah kesana, sepi ya disana daerahnya?

    =======
    DUNIAKU DISINI : Berarti sudah hapal betul dong seluk beluk Kab. Nunukan dari A sd Z, dari kuliner sampai gaya hidup masyarakatnya😛 Yup, betul sekali. Dibandingkan dengan Nunukan, Malinau terlihat sepi. Apalagi kalau waktu malam.

  31. blogwalking . visit mine🙂

    dianaurora.blogspot.com
    dianauroradiaries.blogspot.com

    =======
    DUNIAKU DISINI : Terima kasih. Kalau ada waktu, pasti akan berkunjung balik.

  32. saya punya banyak teman dari nunukan waktu kuliah dulu, sayang belum bisa jalan-jalan kesana. semoga suatu saat… ^_^

    =======
    DUNIAKU DISINI : Pastinya senang dong punya banyak teman dari Nunukan. Dan teman2 dari Nunukan pun pasti senang pula berteman dengan Bangau Putih yang sangat pandai membuat cerpen indah.

  33. Marhaban yaa Ramadhan…..sbentar lagi puasa nihh..maapin kalo ada sale2 kate sobb di kotak komen yee

    =======
    DUNIAKU DISINI : Iya nih. Saya juga ya mohon maaf kalau selama ini ada salah2 kata dalam setiap komentar saya. Semoga ramadhan kali ini membawa berkah kebaikan kepada kita semua. Amin.

  34. asik banget bisa jalan2 terus
    apalagi ke Indonesia bagian timur dan tengah sana…pengen deh

    =======
    DUNIAKU DISINI : Memang asyik. Tapi bukan hanya sekedar jalan2. Ada tugas2 yang harus diselesaikan selama berada disana.

  35. enak bgt ya mas Ifan, bisa kerja keliling2 daerah gitu jadi gak membosankan😀

    =======
    DUNIAKU DISINI : Sebenarnya sama saja sih seperti yang lain. Kadang kebosanan itu sering melanda aku. Ya, cuma mungkin lagi ada rejeki shg bisa keliling2 seperti itu meski sebenarnya ada tugas lain yang harus diselesaikan selama berada disana.

  36. Saya pernah ditugaskan di sono… tempatnya bersih, nyaman sih… cuman yang gak tahan biaya hidupnya, lumayan bikin kantong seret sob.

    Salam kenal dari Balikpapan ya… Kbetulan saya juga orang Samarinda.

    =======
    DUNIAKU DISINI : Benar juga sih bu. Harga kebutuhan lumayan mahal. Mungkin karena barang2 yang ada kebanyakan didatangkan dari luar negeri (Malaysia) yang otomotis ada biaya2 lain diluar itu.

  37. Fan… kmaren aku ngajakin kopdar.
    Mungkin aku ngirim ke email yang gak aktif ya…
    Mudah2an next time bisa lebih banyak ayang ikutan, biar lebih seru😀

    =======
    DUNIAKU DISINI : Maaf sekali kak. Aku baru ngelihat email hari ini. Beberapa minggu ini kerjaan di ktr lumayan banyak. Mudahan lain kali bisa. Sukses dan semangat selalu ya🙂

  38. pasti asyik yah bisa keliling-keliling banyak daerah. saya juga pengen gitu… mudah2an suatu hari nanti bisa terwujud😀

    =======
    DUNIAKU DISINI : Mudah2an mas. Saya juga kepengen bisa keliling kebanyak daerah. Tapi mungkin perlu banyak2 nabung dulu😛

  39. waw lengkap amat y mas catatan perjalannnya..jadi pengen ni jalan2 kesana hehe…btw mas di dinas apa ya koq survey mulu ^^

    =======
    DUNIAKU DISINI : Apa ya? Rahasia dong😛

  40. senangnya bisa jalan-jalan sampai sana, yang penting hati-hati di perjalanan, saya menikmati sekali catatan perjalannya ini..

    btw mohon maaf jika ada kesalahan, selamat Ramadhan ya..

    =======
    DUNIAKU DISINI : Terima kasih lalang senja. Dan saya pun juga mohon maaf apabila selama ini ada salah2 komen di blognya lalang. Dan selamat menyambut ramadhan juga. Semoga ibadah kita semakin meningkat dibulan ini.

  41. wah saya blom pernah ke 2 kabupaten tersebut mas..
    soalnya kejauhan dari sini..hehhe..

    lam knal🙂

    =======
    DUNIAKU DISINI : Mudah2an suatu saat bisa kesana. Salam kenal juga ya😛

  42. lihat foto2nya , kesan pertama nya kota yg bersih, enak dilihat mata.
    semoga gak ada perbedaan yg kontras banget dgn negara tetangga ya Mas Ifan.
    salam

    =======
    DUNIAKU DISINI : Tapi pada kenyataannya memang terjadi perbedaan yang amat kontras dengan negara tetangga. Ini mungkin PR bagi Pemerintah pusat dan daerah untuk lebih memperhatikan lagi daerah perbatasan agar bisa sejajar dengan negara tetangga tsb.

  43. Marhaban Ya Ramadhan, Mohon maaf lahir & batin!

    =======
    DUNIAKU DISINI : Mohon maaf lahir dan batin juga. Semoga ramadhan kali ini memberikan penverahan kepada kita semua. Amin.

  44. Untuk semuanya Marhaban Ya Ramadhan, Mohon maaf lahir & batin!

    =======
    DUNIAKU DISINI : Mohon maaf lahir dan batin juga. Semoga ramadhan kali ini memberikan penverahan kepada kita semua. Amin.

  45. Pengalaman yang menarik dan berharga banget. Tapi saya masih agak prihatin dengan banyaknya produk-produk Malaysia dan kelangkaan BBM yang terjadi. Ini menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia blum maksimal untuk melakukan pemerataan kesejahteraan masyarakatnya. Justru di daerah-daerah perbatasan harus mendapat perhatian yang lebih besar karena daerah-daerah ini salah satu faktor penentu kedaulatan NKRI.

    =======
    DUNIAKU DISINI : Setuju sekali. Pemerintah Pusat dan daerah harus memikirkan bagaimana daerah perbatasan tsb bisa menjadi ujung tombak yang dapat mewakili kedaulatan NKRI. Kenyataannya, di daerah perbatasan itu, kesejahteraan masyarakatnya masih jauh dan tertinggal dari negara sahabat. Semoga ini bisa dicarikan solusi penyelesaiannya shg masyarakat di perbatasan tidak merasa dianaktirikan dengan masyarakat lainnya di belahan NKRI ini.

  46. MAs Ifan, dengan segala kerendahan hati, bunda mohon maaf lahir dan bathin.
    Semoga puasa kita semua bisa lancar,amin
    salam

    =======
    DUNIAKU DISINI : Saya juga bunda memohon maaf lahir dan bathin. Semoga puasa kali ini menjadikan kita insan yang semakin bertakwa kepada Allah SWT. Amin.

  47. Mohon dimaafkan atas segala kekhilafan yang pernah saya lakukan saat memberikan komentar di blog ini, dan untuk saudaraku kaum muslimin dan muslimat “Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan”🙂

    =======
    DUNIAKU DISINI : Saya juga mohon maaf atas kekhilafan yang mungkin tidak saya sengaja selama memberikan komentar di blognya mas epen. Semoga puasa kali ini menjadikan kita semakin mendekatkan diri kehadirat Allah SWT. Amin.

  48. wih!
    seru banget jalan2nya…kapan2 pengen jalan2 juga kesana ah kalo liburan..daerah mana ya itu?

    mau tukeran link gak?😀

    =======
    DUNIAKU DISINI : Pastinya seru. Tapi lumayan melelahkan juga sih.

  49. Semoga sukses dengan kunjungan kerjanya😆 serta tambah mencintai Indonesia.
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    =======
    DUNIAKU DISINI : Indonesia memang negara dengan seribu keindahan pulaunya. Semoga selalu terlestarikan.

  50. Selamat menunaikan ibadah puasa.

    Mohon maaf lahir & bathin
    🙂

    =======
    DUNIAKU DISINI : Selamat menunaikan ibadah puasa juga mbak. Mohon maaf lahir dan bathin.

  51. dengan Islam, di manapun berada, kita akan selalu erat… ^^

    ======
    DUNIAKU DISINI : Insya Allah, karena Islam agama yang Rahmatan Lil Alamin.

  52. Kemarin sudah mengobrol sama teman, jika ada kesempatan lagi ke kalimantan Timur ingin ke Nunukan….dari Sepinggan mesti naik pesawat ke Tarakan lagi ya. Terus masih naik perahu? Berarti perlu waktu yang longgar….ini mungkin yang agak sulit

    ======
    DUNIAKU DISINI :Benar bu. Ke Nunukan harus melalui Balikpapan dulu lalu ke Tarakan untuk selanjutnya diteruskan menggunakan speedboat menuju kesana. Sepertinya memang harus mempersiapkan waktu yang matang untuk bepergian kesana🙂

  53. awas….ntar di embat juga ama malaysia….ayo qt lestarikan pulau di indonesia…pa kbr masss…..

    ======
    DUNIAKU DISINI : Baik aja nih kabar saya. Benar sekali, kita harus melestarikan pulau2 yg ada di Indonesia. Jangan dibengkalaikan.

  54. emang bukan tujuan wisata ya mas?

    ======
    DUNIAKU DISINI : Kayanya memang bukan sih. Tapi kalau mau dijadikan ajangsana untuk kegiatan pariwisata sepertinya tidak ada masalah.

  55. wah sayang ketika saya dinas di Tarakan belum sempat meninjau Nunukan.
    ternyata bagus juga viewnya
    terima kasih atas infonya.
    salam hangat dari Surabaya

    ======
    DUNIAKU DISINI : Wah, sayang sekali Pak De. Padahal Tarakan ke Nunukan hanya menempuh 2 jam perjalanan saja menggunakan speedboat. Mudah2an suatu saat bisa kesana🙂

  56. nice informatif.. mas mw tanya klo perjalanan ke nunukan dari surabaya sebaiknya pake pesawat atau kapal laut..
    klo pesawat nanti rutex gmana ya.. kira2 budgetx berapa ya untuk sekali jalan ?
    mohon penjelasannya..mw rencana jalan2 ksna soalx.. heheh
    terima kasih

  57. SaLam kenaL, mz..
    Sy rencana mo ke nunukan – simanggaris dLm waktu dekat.. tp mampir jg ke kabupaten buLungan. bisa tdk diinformasikan akses dr ibukota nunukan – ibukota buLungan.. Jarak & waktu tempuh’y? Lewat jaLur apa?

  58. “Ironi Kehidupan di Tapal Batas” merupakan salah satu bukti nya BAHWA terbukti NKRI itu BELUM Berhasil Mewujudkan apa itu arti dari sebuah Kemerderkaan secara Hakiki, karena masih ada kesenjangan terkait pembangunan infrastruktur yang baik seperti yang ada di Pulau Jawa.

    Di Pulau Jawa saja sampai ke “punggung” gunung ada jalan beraspal, ada listrik bahkan terjangkau jaringan telekomunikasi belum lagi fasilitas dan sarana transportasi yang serba ada dan baik. Sedangkan di pulau Kalimantan yang kaya SDA itu teramat miskin dari sentuhan “kasih” pemerintah pusat.

    Apakah hal seperti itu adalah suatu wujud keadilan yang harus dirasakan dari era masa Orde Baru s/d detik ini bagi masyarakat adat asli Kalimantan ?

    Silahkan lihat ini :

    Salam sejahtera,
    Dari warga Dayak Kenyah – Punan
    ~ ian apokayan ~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s