Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)


Kembali lagi diberi kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan baru mengenai penyelenggaraan sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Kali ini fokusnya membahas tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).     SPIP merupakan suatu sistem pengendalian intern yang diselenggarakan secara menyeluruh di lingkungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, di mana sistem pengendalian intern merupakan suatu proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus-menerus oleh pimpinan dan seluruh jajaran pegawai untuk memberikan keyakinan yang memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, serta ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

Kegiatan SPIP ini berlangsung pada Senin, 27 Desember 2010 dengan narasumber dari BPKP Samarinda. Meski hanya berlangsung selama 4 jam, paling tidak sosialisasi ini bisa memberikan gambaran umum kepada para peserta di lingkungan instansi tempat aku bekerja tentang pentingnya penerapan SPIP. Tentu agar berjalan sesuai dengan yang diharapkan, setiap elemen yang terlibat, baik itu pejabat atau bawahan sekalipun harus memiliki komitmen yang kuat untuk menerapkan SPIP dalam setiap aspek kegiatan atau pekerjaan secara menyeluruh dan tidak setengah-setengah.

Adapun yang menjadi dasar dari pelaksanaan SPIP adalah Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2008 yang ditetapkan tanggal 28 Agustus 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). SPIP sendiri sebenarnya merupakan turunan Undang-Undang No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, di mana dalam Undang-undang tersebut mengisyaratkan perlunya SPIP yang akan diatur lebih lanjut dalam suatu Peraturan Pemerintah.

Secara konseptual SPIP mengadopsi konsep sistem pengendalian intern yang dikembangkan oleh The Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commissions (COSO). Dalam konsep COSO, sistem pengendalian intern terdiri dari lima unsur utama, yaitu: 1) lingkungan pengendalian; 2) penilaian risiko; 3) aktivitas Pengendalian; 4) informasi dan komunikasi; 5) pemantauan.

Oke, Untuk lebih jelasnya mengenai hal ini bisa membaca Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2008. Semoga bermanfaat.

13 thoughts on “Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)

  1. Saya bacanya mumet mas! haha..
    Maklum, saya kurang mengerti soal sistem-sistem yang ada di pemerintahan,,
    Paling yang saya tahu cuma soal sistem keuangannya. Soalnya saya pernah membantu merancang sistem aplikasi keuangan dan administrasi untuk dinas-dinas daerah sumatera.

  2. Halo mas ifan, lama saya tak berkunjung ke sini
    pa kabar?

    hemm…SPIP…
    hemm…saya masih belum mengerti, mungkin harus baca berulang-ulang
    btw, thanks udah di share mas
    jadinya kita yang awam ini juga bisa tahu tentang SPIP tsb

  3. SPIP, istilah ini baru saya dengar kali ini. Mungkin karena tidak lagi berkecimpung dalam lingkaran pemerintahan, maka sekarang saya agak-agak kurang akrab dengan berbagai sistem yang ada disana.
    Apapun, semoga semua sistem yang bertujuan baik ini mendapat respons serta pelaksanaan yang baik juga di lapangan. Ketaatan serta loyalitas terhadap sebuah aturan, biasanya hanya dilakukan saat ada pengawasan. Oleh sebab itu, pengawasan yang konsisten tentu sangat diperlukan agar sebuah sitem berjalan tepat sasaran
    Trima kasih sudah berbagi, Ifan…semoga teladan pegawai negeri yang baik, bisa Ifan miliki🙂

  4. sudah ada banyak instrumen untuk membuat kinerja pemerintah menjadi transparan dan akuntabel… hanya terkadang masih juga semua belum berjalan sesuai harapan… semoga dengan sistem baru ini bisa lebih baik… salam sukse.s..

    sedj

  5. Assalaamu’alaikum Ifan Jayadi.
    Alhamdulillah dapat berkunjung kemari di hari terakhir 2010. Dengan kunjungan ini telah menambah tahun kepada persahabatan maya yang terjalin baik selama ini.

    Saya tertarik dengan sistem pengendalian intern Pemerintah (SPIP) yang dijalankan di Samarinda walau hanya berlangsung selama 4 jam namun memberi impak yang besar kepada kendalian proses semua jabatan yang saling berhubung bagi mencapai maklumat secara terus dan telus.

    Pengurusan menggunakan SPIP adalah sangat memudahkan berbanding secara manualyang memakan masa lama dan menempuhi pelbagai karena birikrasi.

    Walau saya tidak memahami kendalian sistem ini secara baik, tetapi sebagai pegawai kerajaan di Malaysia, kami telah terdedah dengan salah satu sistem rangkaian seluruh negara di jabatan kerajaan anatarnya berhubung dengan sumber manusia iaitu sistem HRMIS (Human resourse managemant information System) atau sistem maklumat berhubung sumber manusia)dan banyak lagi.

    semoga dengan SPIP akan memudahkan segala urusan yang bisa tertunggak dan mengambil masa lama untuk dilakukan sebelum adanya kemudahan sistem yang melibatkan kemudahan ICT ini.

    Syabas atas pembaharuan di akhir tahun dan semoga di ahun baru SPIP akan lebih berkembang dengan penggunaan yang lebih lama agar pengurusan semua jabatan akan menjadi lebih efektif.

    SELAMAT TAHUN BARU 2011.
    Salam mesra dari saya di Sarikei, Sarawak.

  6. Saya juga masih awan tentang hal ini meskipun sering mendengar istilah sistim pengendalian intern dalam hubungannya dengan organisasi atau suatu perusahaan.

    SELAMAT TAHUN BARU 2011

  7. ini dimaksudkan untuk mewujudkan sebuah Good Corporate Governance.
    harapannya sih agar bener2 dilaksanakan
    tdk sekedar lips service belaka
    atau mengejar remunerasi😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s