Menjaga Stan Pameran


Selama sepekan, dari tanggal 2 sampai dengan 8 Pebruari 2011 ini, di GOR SEGIRI Samarinda sedang dihelat pagelaran KALTIM FAIR EXPO. Kegiatan Expo ini bertujuan untuk menampilkan hasil pembangunan yang telah dicapai oleh Kabupaten dan Kota se Kalimantan Timur dan juga sebagai sarana untuk mempromosikan potensi dan peluang investasi, serta produk-produk unggulan. Kegiatan semacam ini menarik banyak pihak untuk ikut berpartisipasi. Tentu saja yang paling dominan adalah dari kalangan instansi pemerintahan kemudian diikuti oleh perusahaan swasta, lalu pengusaha kecil dan menengah.

tarian zapin khas suku melayu kutai saat acara pembukaan

Pameran ini sendiri telah dibuka secara resmi pada Rabu, 2 Pebruari 2011 di Halaman Parkir GOR SEGIRI Samarinda sekitar jam 16.00 wita oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur. Dalam pembukaan tersebut ditampilkan tarian japin khas suku Kutai. Juga ditampilkan fashion show dengan mengangkat tema Sarung Samarinda sebagai bahan dasar dari pembuatan pakaian yang diperagakan. Masyarakat yang menyaksikannya pun tidak kalah antusias. Mereka tidak beranjak sampai acara usai. Pokoknya seru dan meriah.

fashion show yang mengangkat tema sarung samarinda

Nah, berhubung peserta dari kegiatan Pameran Expo ini didominasi oleh instansi pemerintah, maka instansi tempat aku bekerja pun tidak mau ketinggalan. Tentu keikusertaan ini bukan hanya untuk sekedar memeriahkan. Ada visi dan misi yang diusung. Utamanya adalah memberikan informasi yang jelas mengenai layanan-layanan kemasyarakatan yang menjadi tupoksi dari instansiku tersebut, mulai dari prosedur, persyaratan yang dibutuhkan, hingga proses akhir. Dengan kata lain, semuanya itu bermuara untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Tentu saja, agar masyarakat semakin transparan mengenai pelayanan prima tersebut, disediakan berbagai macam brosur, leaflet, dan majalah yang bisa dibawa pulang oleh mereka yang memang membutuhkannya.

stan yang memamerkan dan menjual kerajinan manik-manik khas suku dayak kaltim

Dalam setiap kegiatan pameran, pastilah harus ada yang bertugas menjaga stan. Nah, pada pameran kali ini, instansiku menunjuk beberapa orang yang bertugas untuk hal itu. Dan entah kenapa, aku pun juga terpilih. Rasanya tidak percaya. Seumur-umur aku tidak pernah berkecimpung dengan hal ini. Maklum, aku adalah pribadi yang pemalu sehingga kadang malas untuk ikut hal-hal seperti itu dan cenderung ingin menghindarinya. Tapi, apa hendak dikata? Peraturan mengharuskan bahwa setiap ruangan harus menunjuk 1 orang untuk bertugas menjadi penjaga stan. Dan entah kenapa juga, di ruanganku, menunjuk aku untuk mewakilinya. Alhasil, aku tidak dapat menolaknya dan mau  tidak mau harus menerimanya. Apalagi ada SK yang menguatkan tentang penunjukan itu.

Oh ya, menjaga stan pameran ini dilakukan secara bergiliran. Aku dapat giliran hari Sabtu, 5 Pebruari 2011 dari pukul 15.00 sd. 22.00 wita dan juga hari Senin, 7 Pebruari 2011 dari pukul 9.30 sd. 15.00 wita. Jumlah yang menjaga stan setiap gilirannya terdiri dari 3 sampai 4 orang. Dan pada hari pertama pembukaan, semua penjaga stan diharuskan untuk hadir. Kehadiran semua penjaga stan tentu tidak sia-sia karena Wakil Gubernur Kalimantan Timur beserta jajarannya menyempatkan diri untuk mengunjungi stand instansiku tersebut. Jadilah kami berbaris rapi menyambut kedatangannya. Apalagi pada kesempatan itu kami semua mengenakan pakaian batik khas Kaltim yang bermotif ukiran Suku Dayak. Hmm….benar-benar seragam.

foto bersama dengan teman-teman penjaga stan pameran

Menjadi penjaga stan pameran adalah merupakan pengalaman pertama. Jadi wajar jika ini membuatku gugup. Apalagi jika ada pengunjung yang bertanya ini dan itu, lalu aku tidak dapat menjelaskannya dengan benar, tentu akan menjadi insiden yang memalukan. Jadi, daripada mencemaskan hal tersebut, aku hanya berdoa untuk kelancaran kegiatan tersebut. Dan Alhamdullillah, selama giliranku menjaga stan pameran, semuanya berjalan lancar. Kalaupun ada sedikit kesalahan, kuanggap itu sebagai suatu hal biasa untuk selanjutnya dijadikan pembelajaran.

9 thoughts on “Menjaga Stan Pameran

  1. Wew… Mas Ifan terlalu pemalu..
    Dulu saya juga begitu, tapi mau gak mau harus membiasakan diri tampil di publik. Jadi sekarang rasanya udah terbiasa lah..
    Ohya, acaranya keren banget deh!
    Postingan ini habis pulang dari jaga stand kah? hihi..😆

  2. Wah menyenangkan sekali mas Ifan…
    Sambil jaga sambil baca-baca buku yang ada dalam stand…

    nambah wawasan…
    **jangan lupa pelayanan paling ramah diberikan untuk yang bening-bening…

    xixixiii👿

  3. waaa..klau boleh nebak (dr foto diatas), standnya DEPAG Kaltim ya…saya juga kena giliran jaga (satu2nya stand perwakilan SKPD kota Samarinda)..hehhe😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s