Film Animasi 4 Dimensi


Dulu waktu ke Ancol, aku pernah sangat ingin memasuki wahana yang memutar pertunjukan film animasi 4 dimensi. Namun berhubung saat itu waktu yang ada sangat mepet, terpaksalah aku hanya bisa memendam keinginan tersebut. Sebenarnya ada perasaan kecewa karena telah melewatkan kesempatan yang langka tersebut dimana aku berpikir bahwa belum tentu aku bisa menemukan kesempatan itu lagi. Tapi, aku menyadari bahwa ada sesuatu yang lebih penting yang harus dikerjakan ketimbang memenuhi keinginan yang hanya timbul sesaat.

Seiring berjalannya waktu, keinginan itu lambat laun mulai terkubur. Sampai pada akhirnya, Sabtu kemarin tanggal 30 April 2011, sekitar jam 10.30 wita, saat aku ke Plaza Mulia Samarinda yang terletak di jalan Bhayangkara (dulunya merupakan bekas Bioskop Parahyangan) untuk berbelanja suatu keperluan, aku melihat segerombolan anak di lantai 4 yang sedang berbaris rapi di suatu petak. Penasaran dengan hal itu, lalu aku mendekat untuk mengetahui apa yang terjadi. Ternyata setelah diusut, anak-anak tersebut sedang antri untuk menunggu pemutaran film animasi 4 dimensi. Wow, kebetulan sekali. Inilah yang aku tunggu sejak dulu. Kesempatan untuk menonton film animasi 4 dimensi akhirnya datang juga. Tanpa pikir panjang, aku langsung membeli tiket seharga Rp 25.000,-

Didalam ruangan theatre yang kuperkirakan hanya berukuran sekitar 3 X 4 meter tersebut, aku berbaur dengan para penonton yang sebagian besar didominasi oleh anak-anak TK. Sebenarnya ada perasaan malu harus bergabung dengan mereka. Tapi apa boleh buat, demi sesuatu yang telah lama aku tunggu maka aku buang rasa malu itu jauh-jauh. Sebelum pertunjukan dimulai, setiap penonton diberikan kacamata 4 dimensi untuk dapat merasakan sensasi dan efek yang ditimbulkan. Ada 4 film animasi yang diputarkan. Pertama bercerita tentang kehidupan dinosaurus, yang kedua tentang planet-planet, yang ketiga tentang hantu dan yang terakhir tentang roaler coaster.

Pada akhirnya selama kurang lebih 40 menit, aku menikmati juga pertunjukan film animasi 4 dimensi tersebut meski harus terganggu dengan teriakan anak-anak TK yang terus bergema hingga film usai. Aku memaklumi hal tersebut karena memang sensasi dan efek yang dirasakan seakan membawa penonton pada tempat dan kejadian yang nyata. Misalnya saja ketika ada adegan air tejun, maka disekeliling ruangan tiba-tiba timbul percikan air. Begitu juga ketika dilayar muncul buih-buih, maka ada balon-balon gelembung yang berterbangan. Mungkin hanya ada satu kekurangan yaitu kursi-kursinya tidak bergerak. Coba jika ditambahi dengan efek kursi yang bergerak, maka sensasi penonton akan semakin luar biasa. Namun, hal tersebut aku rasa tidak mengurangi antusiasme penonton. Bagi kota sekelas Samarinda, dengan adanya pertunjukan film animasi 4 dimensi tersebut adalah sesuatu yang bagus. Belum tentu di kota-kota lain di Indonesia telah ada wahana semacam ini. Meski tidak secanggih Jakarta atau kota-kota besar lainnya, paling tidak masyarakat Samarinda telah bisa merasakan sensasi yang lumayan menyenangkan, termasuk aku tentunya.

27 thoughts on “Film Animasi 4 Dimensi

  1. Wah.. keren-keren!
    Di Medan sudah lama ada 4dimensi seperti itu. Tapi akunya aja yang belum tertarik jadi tidak pernah mencoba. hihi..šŸ˜€
    selamat mas, rasa penasarannya sudah terobati..šŸ˜†

  2. film 3D ini aku tidak begitu suka mas.
    ribet amat harus memakai kaca mata segala
    padahal hanya melihat film saja kok direpotkan

    Ya mending melihat acara film di salah satu stasiun televisi sajalah
    sudah cukup nyaman aku rasa

  3. Yang namanya niat, akhirnya terkabul jugašŸ™‚ Di tempat saya, Banjarmasin, studio 4 Dimensi belum sempat saya coba. Maklum, saya lebih sering ke 21..hehehe..padahal, asyik juga kalau bisa mencoba hal baru.

    Salam Kreatif, saya senang membaca note ini. Sangat mengalir.šŸ™‚

  4. Waktu itu saya melihat film 3D di Yogya, keren banget (maklum baru pertama kali lihat film yang memuat unsur 3 Dimensi). Hehehehe, salam kenal dari saya!!!šŸ˜€

  5. Di Ancol saya malah nggak nyobain. Malas antrinya hanya buat nonton yang begituan. Waktu di Trans Studio Makassar malah nonton, soalnya nggak ngantri. Filmnya sponge bob, hehe…

  6. Ifan, di Garut malah belum ada lo…!

    Saya pernah masuk ke wahana semacam ini waktu di Dufan, entahlah, itu wahana 3 dimensi atau 4 dimensi, yang jelas saya juga ikutan heboh teriak-teriak waktu meluncur turun menuruni air terjun…hehehešŸ˜€

  7. saya juga pernah nonton di sana. gratis. waktu itu abis joging. trus jalan” ke mall karena ada teman yg kerja di situ jadi gratis deh .tapi malunya bukan main di saat kluar barenk anak”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s