Menjaga Sesuatu Yang Berharga


Hal buruk yang terjadi dalam hidup ini adalah salah satu cara membuka matamu untuk mensyukuri hal baik yang sebelumnya tak kamu sadari.

Kutipan diatas benar-benar menjadi semacam cerminan bagi keadaan diriku sekarang ini. Aku baru menyadari bahwa sesuatu yang ada pada diriku yang dulunya tidak terlalu kuperhatikan, tiba-tiba sekarang ini menjadi sesuatu yang sangat berharga setelah ia hilang dariku. Aku merasa hal ini seperti sebuah tamparan. Namun tamparan ini menjadikan diriku berusaha untuk memahami makna tentang pentingnya menjaga hal berharga pada diri pribadi kita.

Ini semua berhubungan dengan yang namanya kesehatan. Sudah hampir seminggu ini salah satu anggota bagian tubuhku sakit. Akibatnya aku merasa benar-benar dalam keadaan yang tidak prima. Bagaimana tidak, satu anggota tubuh yang sakit ternyata berpengaruh pada anggota tubuh lainnya. Ya, anggota tubuh lainnya seakan ikut tersugesti merasakan sakit yang sama.

Sakit yang kuderita ini bersangkut paut dengan THT.  Sudah barang tentu, THT ini membuatku tak berdaya menahan rasa sakit yang luar biasa. Rasa sakit ini juga menguji kesabaranku untuk tetap tenang. Meski begitu, sesekali timbul juga perasaan menyerah. Apalagi jika dikaitkan dengan konsentarasi terhadap pekerjaan. Aku menjadi tidak fokus karena kehilangan mood. Inginnya marah-marah saja.

Namun, aku berusaha untuk mengontrol emosiku. Kupikir, jika aku larut dalam perasaan marah karena tak mampu menahan rasa sakit, maka rasa sakit itu akan semakin menjalar. Lebih baik aku bersabar dan memohon kepada Tuhan untuk segera lekas diberi kesembuhan. Dengan begitu, aku juga bisa merenungkan atas apa yang sebenarnya berlaku pada diriku. Paling tidak aku mulai menyadari bahwa sangat penting menjaga apa yang kita miliki sebelum pada akhirnya apa yang kita miliki tersebut diambil oleh yang memilikinya.

Memang tidak mudah karena hal inipun sebenarnya telah pernah aku alami beberapa tahun yang lalu. Saat itu, aku mengalami kejadian serupa persis seperti sekarang ini. Setelah sembuh, kenyataannya aku cepat melupakan kejadian tersebut dan tidak mengambil pelajaran disebaliknya. Akibatnya, saat sekarang ini ketika aku kembali mendapatkan penyakit yang sama, aku baru kembali teringat akan hal itu. Aku merasa menjadi orang bodoh yang kembali jatuh ke lubang yang sama untuk yang kedua kali. Hanya perasaan menyesal yang aku dapat.

12 thoughts on “Menjaga Sesuatu Yang Berharga

  1. Hemm… sepertinya obat yang mas foto di atas itu bukan benda yang asing bagiku..
    Dari kecil aku juga punya permasalahan yang sama soal THT.
    Semoga cepat sembuh mas, harus tetap semangat!🙂

  2. Ifan, sakit apa?
    Pasti sangat mengganggu ya…

    Kadang-kadang sakit atau kehilangan itu menjadikan kita introspeksi, bahwa karunia yang kita terima selama ini, ternyata begitu luar biasa. Tidak sakit itu bukan hal biasa, tapi istimewa. Memiliki itu bukan sesuatu yang wajar, tapi karunia tidak terkira.

    Smoga setelah sakit ini, Ifan akan segera sehat dan lebih bersyukur atas semua yang sudah Ifan terima…cepet sembuh ya, doa saya dari sini🙂

  3. mas, yang sabar ya, yang diatas punya rencana yang terbaik buat kita, yakinlah itu baik bagi kita😀
    salam kenal, ditunggu kunjungan baliknya😀

  4. namanya jg manusia mas, kadang kita baru nyadar klo yg di pinjamkan ini sesuatu yg sangat penting klo sudah mulai ada yg ga beres🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s