Kuliner Di Kedai Sabindo


Malam tadi sehabis sholat isya, aku bersama saudara-saudaraku mengunjungi sebuah rumah makan di bilangan jalan Pembangunan Samarinda. Rumah makan itu bernama Kedai Sabindo. Kalau mendengar namanya sepertinya agak berbau melayu. Dan ternyata benar saja, rumah makan tersebut menyajikan kuliner yang kerap disajikan sebagai sarapan rutin di negara Malaysia, seperti roti canai dan teh tarik. Sebenarnya sudah sejak lama aku dan saudara-saudaraku berkeinginan untuk ke rumah makan ini. Tapi tidak tahu kenapa selalu saja tertunda. Akhirnya, begitu ada waktu luang dan juga yang paling penting adalah tersedianya dana, maka tidak kami lewatkan kesempatan itu.

Nasi goreng kepiting dan roti canai

Ternyata tidak hanya makanan dari Malaysia saja yang disajikan. Ada juga makanan dari negara lain yang ditawarkan seperti nasi goreng thailand dan nasi goreng pattaya. Sebenarnya banyak pilihan menu yang dapat kita pilih. Tapi karena tidak terlalu familiar dan takutnya tidak cocok dilidah, maka aku memilih menu yang direkomendasikan oleh adikku karena memang ia pernah makan di kedai ini sebelumnya.

Nasi goreng pattaya yang diselubungi dadar telor

Isi dari nasi goreng pattaya

Jadilah pada malam itu kami memesan beberapa menu seperti nasi goreng thailand, nasi goreng pattaya, nasi goreng kepiting, roti canai, roti tissu  dan teh tarik. Aku pribadi memilih menyantap nasi goreng pattaya. Namun aku juga mencoba merasakan satu dua sendok rasa dari nasi goreng thailand dan nasi goreng kepiting yang dipesan saudara-saudaraku. Ini kulakukan biar mengetahui nasi goreng mana yang paling nyaman dilidah. Alhasil setelah menikmatinya, aku berkesimpulan bahwa nasi goreng pattaya dan nasi goreng kepiting lah yang rasanya paling mantap. Ini bukan hanya pendapat pribadiku, saudara-saudaraku pun mengamininya. Meskipun rasanya mantap, sebenarnya aku tidak berkeinginan untuk menghabiskan nasi goreng tersebut karena pada waktu berbuka puasa aku telah makan cukup banyak sehingga perut ini terasa kenyang. Tapi kalau tidak dihabiskan rasanya mubazir. Makanya untuk menghabiskannya aku kunyah dengan pelan dan akhirnya makanan tersebut ludes juga.

Menyeruput teh tarik dingin

Yang bentuknya kerucut adalah roti tissu

Oh ya, suasana di Kedai Sabindo ini cukup menyenangkan. Harga dari makanan-makanan yang ditawarkan juga standar sehingga lumayan banyak orang yang berkunjung ke tempat tersebut untuk sekedar kongkow-kongkow. Selain itu, kita juga bebas memilih apakah ingin bersantai di dalam atau luar ruangan. Tetapi kebanyakan pengunjung lebih memilih untuk bersantai dan menyantap makanan di halaman luar karena mungkin pandangan mereka lebih terasa bebas dibandingkan di dalam yang paling-paling hanya melihat dinding tembok. Tapi kelebihannya jika kita bersantap didalam ruangan adalah kita dapat menyaksikan secara langsung para koki mendemonstrasikan cara memasak makanan tersebut. Yang unik adalah ketika para koki tersebut mengolah adonan roti canai. Pembuatannya ternyata mirip seperti membuat martabak. Belum lagi ketika mereka membuat teh tarik dengan menuangkan cairan tersebut setinggi-tingginya sehingga menghasilkan busa yang kental. Benar-benar suatu hal yang jarang aku saksikan. Rasanya tidak rugi mengunjungi tempat ini dan berharap bisa kembali lagi untuk menikmati hidangan-hidangannya sekaligus melihat demonstrasi cara memasaknya yang unik tersebut.

Mendemonstrasikan cara memasak

25 thoughts on “Kuliner Di Kedai Sabindo

    1. @ Mabruri.. dinamain teh tarik kerana tehnya ditarik memanjang ke udara. Tujuannya untuk menyejukkan teh dan membuat buih yang kental padanya. Ramuan tehnya juga bukan teh biasa, harus teh wangi yang khas untuk teh tarik.

      Mudahan nanti Mabruri bisa merasain juga.😀

      ###
      Ifan saya membantu menjawab ini bagi pihak Ifan. kalau ada tambahan silakan.😀

  1. nasi goreng pattaya kayaknya enak banget tuh😀
    heran, kenapa akhir2 ini banyak bgt yg mengulas tentang kuliner di blognya, bikin orang jd laper aja hahaha

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, Ifan Jayadi….

    Alhamdulillah, akhirnya Ifan bisa menikmati makanan dari Malaysia. Maka tidak perlu ke Malaysia lagi lho.. hehehe. Kalau dilihat pada sajian yang Ifan tulis, memang di Malaysia menu makanannya sudah bercampur budaya lantaran perkahwinan campur dan penghijrahan masyarakat luar ke Malaysia.

    Semua makanan di atas, sudah saya makan dan paling saya suka ada Roti Tissu. yang dibubuhi susu manis atasnya serta rangup. Itu asalnya makanan India.

    Nasi pattaya, Ifan boleh buat sendiri di rumah. Teh tariknya dan roti canainya mempunyai gaya tersendiri dalam proses menarik dan menebarnya. Jika tidak pandai tehnya bisa tumpah kalau ditarik.

    Selamat menikmati puasanya dan bergembiralah masa berbuka.
    Salam dari Sarikei, Sarawak.

  3. Friend, cabang Kedai Sabindo juga sudah ada di Surabaya, di Jl. Simpang Darmo Permai Utara no.5 dan di Jl. Gayung Sari Barat no.11 (dekat Masjid Agung Surabaya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s