Setahun Yang Lalu


IMG00289-20120202-2148

Masih kuat terekam dalam ingatanku peristiwa setahun yang lalu yang mengubah kehidupanku 180 derajat. Pada hari itu, tepatnya setelah sholat isya, aku mengucapkan akad nikah di Kota Balikpapan. Keesokan harinya, resepsi pernikahan digelar dari pagi hingga sore hari. Seminggu kemudian, kembali lagi digelar resepsi pernikahan untuk kedua kalinya bagi keluargaku yang bermukim di Kota Samarinda. Bisa dikatakan bahwa peristiwa tersebut merupakan rangkaian panjang untuk suatu perhelatan yang penting dalam kehidupanku.

Dan sejak saat itu, tanggung jawabku pun menjadi semakin besar. Yang dulunya selalu mengandalkan orangtua dalam melakukan sesuatu, maka mau tidak mau harus belajar mandiri untuk mengurus segala sesuatunya sendiri. Kuakui itu tidak mudah. Apalagi tipikal diriku ini adalah mudah mengeluh apabila menemui kesulitan. Tentu untuk sekarang ini tidak bijak rasanya jika sering mengadukan atau curhat permasalahan ke orangtua.

2013-01-26 11.17.06

2013-01-26 11.15.55

Dalam menjalani pernikahan selama 1 tahun tersebut, ternyata banyak hal-hal baru yang aku temui. Tentu tidak hanya senangnya saja, sedihnya pun harus juga ikut dirasakan. Mungkin bagi sebagian orang yang masih berstatus single, sering berpikiran bahwa menikah itu berarti adalah sebuah kesenangan. Memang ada benarnya juga pendapat mereka tersebut dan tak bisa disalahkan. Tetapi kelak jika sudah berumah tangga, akan mereka temui berbagai persoalan hidup yang tidak pernah diprediksi sebelumnya. Dan itu juga berlaku pada diriku. Satu persatu persoalan berumah tangga muncul dan menuntut penyelesaian. Ada yang mudah untuk diselesaikan, tetapi tak jarang juga yang menyulitkan aku. Kalau sudah begitu aku hanya bisa pasrah dan berdoa semoga badai kehidupan segera berlalu.

2013-01-26 11.18.34

2013-01-26 11.19.01

Satu tahun bukan masa yang singkat untuk sebuah penyesuaian diri dalam berumah tangga. Tapi selama masa 1 tahun tersebut, harus kuakui bahwa aku masih belum bisa beradaptasi dengan baik. Ada perasaan cemas yang berlebihan dengan apa yang aku jalani sekarang ini. Apakah akan mampu atau tidak mengatasi persoalan yang ada? Belum lagi harapan-harapan diluar sana yang menuntut aku melakukan sesuatu yang lebih untuk pencapaian masa depan yang baik. Jujur, itu membuatku tertekan. Tapi aku bisa apa, selain tetap bertahan dengan apa yang ada.

Pada akhirnya, dalam kurun waktu 1 tahun tersebut, aku mulai dapat memetakan masalah-masalah yang menjadi hambatan terbesarku dalam hidup berumah tangga. Secara garis besarnya adalah :

  • Ketidakmandirian dalam berbagai hal.
  • Kondisi finansial yang tidak mendukung.
  • Ketidakmampuan beradaptasi dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.
  • Selalu terbawa perasaan (akibat kegetiran mengetahui bahwa sesuatu yang diharapkan mampu berperilaku yang sepatutnya ternyata dibawah ekspektasiku).

5 thoughts on “Setahun Yang Lalu

  1. Ifn, aku dengar dari ayahmu, kalau kamu sdh menjadi calon ayah. Waah, selamat ya Ifan, semoga kelak dengan titipan anak, berarti Allaah tidak salah menganggap kamu bertanggung jawab, dan itu buktinya kalau kamu tidak perlu merasa under estimated diri sendiri. Salam juga buat isterimu ya Fan, lama tidak bersua kita hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s