Lebaran Pertama Dilla


2013-08-12 12.59.21

Tidak terasa hari ini Dilla telah berusia 2 bulan 1 minggu. Tentu banyak hal yang terjadi selama masa tersebut. Ada hal yang gembira dan ada pula hal yang menyedihkan dalam perkembangan Dilla selama 2 bulan terakhir itu. Semuanya menjadi pengalaman yang begitu mengesankan bagiku sebagai orangtuanya. Pengalaman-pengalaman itu antara lain :

Dilla Untuk Pertama Kalinya Ikut Berlebaran

Pada hari Kamis dan Jumat, tanggal 8 dan 9 Agustus 2013 kemarin, untuk pertama kalinya Dilla merasakan bagaimana meriahnya suasana hari raya. Meski tidak mengerti apa-apa, tapi Dilla tetap ingin bergaya dengan baju-baju baru hadiah dari orang-orang saat ia dilahirkan. Takutnya nanti kalau baju-baju hadiah itu jarang digunakan, malah tidak muat lagi dibadan Dilla saat ia bertambah besar. Sebenarnya sih yang heboh mendandanin itu orangtuanya yang ingin melihat Dilla tampil cantik saat bersilaturahmi ke rumah nenek-kakek, om dan tante-tantenya.

1375927206293
Baju yang dipakai Dilla saat lebaran hari pertama
Dilla dengan aksesoris bandonya
Dilla dengan aksesoris bandonya

Pada hari pertama lebaran, Dilla menggunakan baju berwarna biru dengan model feminim ditambah aksesoris bando. Sedangkan pada hari kedua lebaran, Dilla menggunakan baju berwarna merah dengan model agak sedikit tomboy ditambah aksesoris topi kupluk. Dengan baju model tomboy inilah, Dilla untuk pertama kalinya diajak jalan agak jauh untuk bersilaturahmi ke rumah nenek Hamdiah di daerah Sungai Kunjang, Samarinda. Menuju kesana, persiapan Dilla lumayan banyak lho, persis kaya’ orang mau kemping.ūüôā

2013-08-09 08.19.29
Baju yang dipakai Dilla pada hari kedua lebaran
Topi kupluk yang dipakai Dilla sebagai aksesorisnya
Topi kupluk yang dipakai Dilla sebagai aksesorisnya

Perkembangan Dilla Dalam 2 Bulan Terakhir

Dalam 2 bulan terakhir ini, banyak hal yang terjadi pada Dilla, sebagai berikut :

Ruam Popok :

Salep untuk mengatasi ruam popok Dilla
Salep untuk mengatasi ruam popok Dilla

Saat awal-awal Dilla dibawa ke rumah sesaat setelah keluar dari rumah sakit, kami baru menyadari bahwa Dilla ternyata mengalami ruam popok akibat diapers yang ia gunakan selama di rumah sakit. Kemungkinan jenis diapers yang digunakan di rumah sakit itu, kualitasnya tidak begitu bagus sehingga pantat Dilla sensitif dan menyebabkan iritasi dan lecet dengan warna yang kemerah-merahan. Seorang teman kantor memberitahu kami untuk mencoba salep guna mengatasi ruam popok tersebut. Alhamdullillah, dalam beberapa hari, ruam popok yang dialami Dilla berangsur-angsur sembuh.

Aktivitas Tidur :

Sekarang ini Dilla agak susah untuk ditidurkan. Pada awalnya, Dilla hanya susah tidur pada malam hari, sementara pagi sampai sore ia bisa tidur nyenyak dan hanya sesekali saja bangun saat haus dan mengompol. Untuk itu, pada malam hari, kami sering mengayunnya agar ia cepat tertidur, dan itu berhasil. Tapi saat sekarang ini, ayunan itu malah menjadi momok bagi kami. Dilla maunya ayunannya itu harus selalu digoyang-goyangkan. Apabila kami diamkan, maka dalam waktu kurang dari 15 menit, ia akan bereaksi dan menangis. Akhirnya kami jadi kelelahan sendiri. Mau beraktivitas yang lain jadi terganggu karena Dilla tidak mau ayunannya diam ditempat. Kami juga harus sering bergadang dengan kebiasaan baru Dilla tersebut.

Gumoh dan Muntah :

Hal yang kadang mencemaskan aku tentang Dilla adalah ia sering mengeluarkan susu yang ia minum. Kadang dalam jumlah yang banyak. Aku bingung kenapa bisa begitu? Bahkan pernah cairan susu itu keluar dari hidungnya. Aku lalu mencoba mencari tahu penyebab hal tersebut di internet. Ternyata itu adalah gejala gumoh. Kemungkinan terjadi karena pemberian susu yang banyak dimana lambung bayi belum terlalu besar untuk menampung susu yang ia minum. Yang patut untuk diwaspadai adalah apabila ia mengalami muntah dimana si bayi mengeluarkan cairan melebihi kondisi dari gumoh.

Imunisasi :

Pada tanggal 17 Juli 2013, Dilla untuk pertama kalinya diimunisasi saat berat badannya telah mencapai 3 ons di Klinik Harmoni, Jembatan Baru, Samarinda. Jenis imunisasi pertama yang diberikan adalah BCG, Polio I. Insya Allah imunisasi-imunisasi selanjutkan akan menyusul setiap bulannya. Semoga Dilla kuat menerima imunisasi tersebut.

3 thoughts on “Lebaran Pertama Dilla

  1. Alhamdulillah
    Lama tidak berkunjung ternyata sdh menikah dan dikaruniai bayi mungil yg cantik
    Barakallah…selamat ya Mas

    Mohon maaf lahir dan bathin…mumpung masih suasana lebaranūüôā

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, Ifan Jayadi….

    Alhamdulillah, kelihatan Dilla semakin bergaya di hari raya. Saya juga pernah pertama kali menyambut hari raya bersama anak sulung yang dilahirkan pada 17 Ramadhan. memang orang tuanya jadi asyik sendiri untuk “mencantikkan” anak kecil yang belum mengerti apa-apa.

    Mudahan Dilla akan bertambah sihat dengan imunisasi yang diberi. Menurut saya, untuk menggelakkan gumoh dan muntah itu, berikan tepukan lembut di belakang Dilla sebaik selesai menyusu sampai berbunyi sendawa menandakan dia kenyang. Jika tidak dibuat demikian, susu akan kembali melimpah keluar dari perutnya. Cobalah.

    Saya harap akan dapat membaca perkembangan Dilla dan pengalaman Ifan di posting mendatang. Menjadi orang tua untuk menjaga anak kecil harus banyak bersabar. Insaflah, begitu orang tua kita dulu menjaga kita. Alhamdulillah, maka kini kita menjadi apa yang mereka doakan sepanjang hidup kita.

    Salam Seindah Syawal dari Sarikei, Sarawak.ūüėÄ

  3. alhamdulillah lama tak bertegur sapa , terakhir waktu pernikahan ya, ternyata sekarang sudah ada Dilla yg cantik
    selamat ya Ifan
    selamat Idul Fitri, taqoballahu minna wa minkum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s