Terobsesi Dengan Ulang Tahun


tumblr_inline_o2iibtP94q1s09932_500Semenjak mengenal yang namanya ulangtahun, Dilla menjadi terobsesi. Pasti dalam satu hari, ada saja hal yang bertema ulangtahun yang ia ungkapkan dan peragakan. Misalnya, apabila melihat gambar atau tontonan tv yang ada lilin, kue dan kado, maka secara spontan ia akan menyanyikan lagu ulang tahun. Bahkan kadang-kadang mainan yang ia punyai disusunnya menyerupai kue atau lilin, lalu serta merta ia minta kami (orangtuanya) untuk meniup lilin dan memotong kue hasil khayalannya tersebut.

tumblr_inline_o2kdfm7UVo1s09932_500

tumblr_inline_o2kdhicGQY1s09932_500

tumblr_inline_o2iihxyQ781s09932_500

Alhasil, saat ulangtahun Dilla yang pertama dan kedua, meski tidak dirayakan, tetap dibuat seolah-olah ada nuansa pestanya, yaitu dengan menghadirkan kue ulangtahun. Lalu kami nyanyikanlah lagu-lagu khas ulangtahun, mulai dari Panjang Umurnya, Selamat Ulang Tahun, Potong Kuenya hingga Happy Birthday. Meski sederhana tapi Dilla tetap menyukainya. Ya namanya juga masih balita, apapun bentuk perayaannya meski simpel sekalipun, tetap ia merasa suka.

tumblr_inline_o2kdom3iNW1s09932_500

tumblr_inline_o2kdq6HJS01s09932_500

tumblr_inline_o2kdk7lfdU1s09932_500

Menginjak perubahan usianya yang akan genap 3 tahun pada awal Juni ini, terbersit keinginan untuk merayakan pesta ulangtahun Dilla secara lebih meriah. Ya, paling tidak pesta ini merupakan wujud kecintaan kami selaku orangtuanya untuk mengabulkan keinginannya yang selama ini terobsesi dengan ulangtahun dengan perayaan yang sesungguhnya. Juga sebagai suatu momen indah yang selalu dapat ia kenang kelak setidaknya sekali dalam seumur hidupnya. Syukur-syukur kalau ada rezeki lebih, bisa kami rayakan beberapa kali. Oleh karena itu, doakanlah agar kami dapat mewujudkan keinginannya tersebut tahun ini juga. Amin Ya Rabbal Alamin.

tumblr_inline_o2kdv9yWIW1s09932_500

One thought on “Terobsesi Dengan Ulang Tahun

  1. maaf mas jayadi. sebaiknya kita tidak melakukan hal semacam ini. karena meniru syariat agama lain. jadi sudah cukup hidup seperti biasanya. semoga mas jayadi bisa memahami maksud saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s